Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menegaskan kepala sekolah bukan hanya administrator, tetapi juga pemimpin pembelajaran dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan.

"Kepala sekolah harus bisa menjadi teladan bagi guru, peserta didik, hingga seluruh warga sekolah demi menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan,” kata Maryono saat menutup kegiatan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kota Tangerang Tahun 2026 yang digelar di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Banten di Parung Bogor, Senin.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Tangerang terus berkomitmen menyiapkan sumber daya pendidikan yang unggul melalui penguatan kepemimpinan di satuan pendidikan.

Baca juga: Untirta resmi luncurkan pendidikan dokter spesialis

Kegiatan yang diinisiasi oleh BKPSDM Kota Tangerang bekerja sama dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Banten ini menjadi bagian penting dalam tahapan seleksi dan pembekalan kepemimpinan bagi calon kepala sekolah. 

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali kompetensi manajerial, supervisi akademik, hingga penguatan karakter kepemimpinan yang berintegritas.

Maryono berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi benar-benar diimplementasikan untuk mendorong kemajuan mutu pendidikan di masing-masing sekolah.

“Jadilah pemimpin yang amanah, inovatif dan mampu membawa perubahan positif. Masa depan Kota Tangerang sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan hari ini,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo bertemu Albanese, perkuat kerja sama pendidikan hingga ekonomi

Kepala BKPSDM Kota Tangerang Jatmiko menuturkan pelatihan bakal calon kepala sekolah tahun 2026 diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari satuan pendidikan tingkat TK, SD, dan SMP di Kota Tangerang. Kegiatan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 7 hingga 16 Februari 2026.

Melalui program ini, Pemkot Tangerang optimistis dapat melahirkan kepala sekolah yang profesional, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan prestasi peserta didik.

Baca juga: DPRD Serang soroti nasib 3.587 PPPK Paruh Waktu yang belum terima gaji

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026