Pemerintah Kabupaten Serang, Banten memastikan akan terus mendorong secara masif pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar dapat terlaksana menyeluruh di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, di Serang, Senin, mengatakan percepatan program ini selaras dengan arahan pemerintah pusat bahwa pembangunan Indonesia dimulai dari desa.

"Peringatan Hari Desa Nasional ini menjadi momentum, terutama karena Bapak Presiden melalui Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) menekankan pembangunan dimulai dari desa. Oleh karena itu, indikator kinerja terkait pembangunan ini harus terintegrasi," ujar Zaldi usai Apel Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Serang.

Baca juga: Ombudsman awasi MBG, fokus higienitas dan gizi pada 2026

Ia menjelaskan, program MBG dan KDMP merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menjadi acuan pemerintah daerah. Pihaknya berkomitmen memperkuat dan mendorong pelaksanaan program tersebut agar target-target yang ditetapkan dapat tercapai dalam waktu dekat.

Berdasarkan data Pemkab Serang, saat ini sudah terdapat lebih dari 50 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program MBG yang telah beroperasi.

Sementara itu, untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Pemkab Serang menargetkan 100 KDMP memiliki gedung yang aman pada tahun ini, di mana 28 gerai di antaranya sedang dalam tahap pembangunan.

Baca juga: Gubernur Andra Soni optimistis Koperasi Merah Putih pacu ekonomi desa

Selain kedua program tersebut, Zaldi juga menyoroti pentingnya Program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa/kelurahan serta pengelolaan sampah yang menjadi prioritas daerah.

"Pengelolaan sampah menjadi program yang kami integrasikan dengan desa dan kecamatan melalui bank sampah. Harapannya, residu sampah dari masyarakat dapat terkelola dan berkurang signifikan," katanya.

Zaldi menargetkan setiap desa dari total 326 desa di 29 kecamatan memiliki bank sampah sendiri. Hingga saat ini, tercatat baru 74 bank sampah yang sudah berjalan aktif.

"Untuk mendorongnya, perlu ada edukasi dan ajakan dari para kepala desa serta pimpinan di kecamatan untuk menyukseskan program bank sampah ini," pungkas nya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat eselon II, III, IV serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Serang.

Baca juga: Pemkab Serang targetkan satu desa miliki satu bank sampah.

Pewarta: Desi Purnama Sari

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026