Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon memberlakukan siaga menghadapi bencana hidrometeorologi akibat potensi cuaca ekstrem yang ditandai curah hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cilegon, Suhendi dalam keterangan di Cilegon, Minggu, mengatakan pihaknya telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) serta Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) selama 24 jam untuk memantau perkembangan cuaca dan menerima laporan masyarakat.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), beberapa hari ke depan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir yang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga RJBB dukung pelaksanaan satuan pendidikan aman bencana

Dengan demikian, BPBD Kota Cilegon terus berkoordinasi dengan BMKG, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, camat dan lurah agar langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terarah.

Sebab, potensi cuaca ekstrem tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin puting beliung, pergerakan tanah, dan pohon tumbang.

"Kami minta masyarakat siaga dan waspada menghadapi cuaca ekstrem itu guna mengurangi risiko kebencanaan," katanya menjelaskan.

Baca juga: BPBD Lebak minta relawan di 28 kecamatan siaga dampak cuaca ekstrem

Menurut dia, BPBD menyiapkan peralatan evakuasi seperti tenda, pelampung, perahu karet, pompa air, gergaji mesin, kendaraan roda dua dan roda empat.

Selain itu juga logistik berupa beras, makanan siap saji, aneka makanan ringan, minuman kemasan dan lainnya.

"Kami bergerak langsung melakukan evakuasi dan pertolongan setelah menerima laporan adanya bencana hidrometeorologi itu," kata Suhendi.

Baca juga: BPBD Lebak optimalkan jalur evakuasi warga dan sirine mitigasi tsunami

Ia mengajak masyarakat jika cuaca ekstrem berlangsung diharapkan tidak berteduh di bawah pohon atau papan reklame dan sebaiknya kendaraan beristirahat guna menghindari pohon tumbang.

Selain itu juga masyarakat lebih mengutamakan keselamatan bila cuaca ekstrem berlangsung.

Untuk keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Posko Siaga BPBD Kota Cilegon melalui layanan cepat tanggap di nomor (0254) 7870720.

"Kami minta masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD Kota Cilegon," ujar Suhendi.

Baca juga: PKK Banten salurkan bantuan alat dapur untuk korban bencana di Anyer

Pewarta: Mansyur suryana

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025