Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, memperluas zona penjemputan bus sekolah gratis sebagai angkutan pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK, di daerah itu untuk mendukung akses pendidikan yang lebih mudah dan merata.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Tangerang, Senin, mengatakan perluasan zona penjemputan bus sekolah gratis ini dilakukan di wilayah Kecamatan Cikupa, Curug, Rajeg, dan Jambe.
Dengan adanya perluasan zona wilayah tersebut, kata dia, juga dilakukan penambahan bus sekolah menjadi 16 armada. "Jadi ada 13, tambah 3 berarti sudah 16 bus antar sekolah gratis yang disiapkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Tangerang dalam rangka berjuang terus melayani masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Tangerang tambah 13 bus angkutan sekolah gratis
Ia mengatakan dari zona yang ditambahkan masing-masing difasilitasi dengan tiga bus pengangkut pelajar. Selain itu armada yang dioperasikan tersebut telah dilengkapi sistem pengontrol sebagai memastikan keamanan dan keselamatan selama penjemputan pelajar.
"Semua kuta sudah dipasang alat-alat kontrol seperti CCTV di dalam bus-nya. Dimonitor pergerakan, perkembangan anak-anak kita yang di bus itu dimonitor.
Ada juga alat perekam yang mengecek tingkat kecepatannya," ungkapnya.
Maesyal mengatakan dalam lima tahun ke depan pihaknya akan menargetkan seluruh wilayah dan titik sekolah bisa maksimal untuk dapat dilayani transportasi bus gratis tersebut.
"Jadi, rencananya kita minimal 29 bus sudah siapkan. Di wilayah-wilayah kami ini ada 29 kecamatan. Nanti tinggal kita merumuskan tentang trayeknya kemana saja," ucapnya.
Baca juga: Trans Banten resmi di uji coba, gratis hingga akhir Desember
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang Jainudin menambahkan dalam perluasan zona penjemputan bus sekolah gratis ini dilakukan di lima wilayah kecamatan, dengan masing-masing titik penjemputannya mulai beroperasi dengan waktu mulai pukul 05.00 - 07.30 WIB, 12.00 - 15.00 WIB dan 16.00 - 18.00 WIB.
Sementara itu untuk rute yang dilalui dari zona I Tigaraksa keberangkatan bus mulai di kawasan Citra Raya Bizlink - Jalan Raya Pemda, Tigaraksa - Jalan KH Syekh Nawawi - Jalan Taman Adiasa - Jalan Syekh Mubarok - Jalan Atria Jaya Santika - SDN Seglok.
Kemudian, untuk zona II Cikupa keberangkatan bus mulai dari Kantor Desa Cibadak Barat - Jalan Raya Pantura - Jalan Raya Pemda Tigaraksa - Jalan Raya Citra Raya Bizpoint - Jalan Padat Karya - Jalan Raya Peusar - Jalan Raya Serang -SDN Bitung Jaya.
Selanjutnya, untuk zona III wilayah Jambe keberangkatan bus mulai dari SDN Kutruk III - Jalan Raya Kutruk-Tigaraksa - Jalan Raya Kutruk-Rancaiuh - Jalan Sawarna - SDN Daru I Jambe.
Baca juga: Bus Tayo Tangerang dipasangi nomor pengaduan, mudahkan warga melapor
Untuk zona IV wilayah Curug keberangkatan bus mulai dari Jalan Raya Curug Parigi - Jalan Aryana Karawaci - Aryana Aqua Play - Jalan Diklat Pemda - Jalan Curug Wetan - Jalan Curug Parigi - Simpang Bitung - Curug - Jalan Raya Curug - Jalan Sukabakti - Jalan Raya Curug Parigi.
Zona V wilayah Mauk - Rajeg keberangkatan bus mulai dari Kantor Desa Tanjung Anom - Teluknaga - Jalan Raya Tanjung Kait - Jalan Raya Rajeg Mulya - Kantor Kecamatan Rajeg.
"Rute kedatangannya yaitu jalur yang sama dengan rute masing-masing yang ditentukan," ujarnya.
Menurutnya, armada angkutan sekolah gratis ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk mempermudah masyarakat dalam mengenyam pendidikan.
Tentunya, lanjut dia, hal tersebut demi menciptakan generasi Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang.
"Tentunya, ini merupakan salah satu visi Pemkab Tangerang untuk mempermudah generasi bangsa dalam menempuh pendidikan, sekolah sudah gratis, transportasi gratis. Jangan, sampai ada yang putus sekolah," ungkap dia.
Baca juga: BPTD Banten gencarkan "ramp check" bus AKAP demi keselamatan di jalan
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025