Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) menuntaskan karya bakti di Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak, Banten yang salah satu sasarannya adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.
"Kita patut bersyukur dan merasa bahagia, karena seluruh rangkaian kegiatan karya bakti sudah selesai dengan baik," kata Komandan Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat (Pusterad), Letjen TNI Mochamad Syafei saat penutupan kegiatan karya bakti di Sajira Kabupaten Lebak, Banten, Kamis.
Kegiatan karya bakti Pusterad tahun anggaran 2025 di Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak berlangsung 30 hari dan kegiatan yang dilakukan diantaranya pembangunan fisik berupa renovasi perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) 10 unit.
Baca juga: TNI AU gelar bakti sosial di Pandeglang, bagi paket sembako
Selain itu juga pembangunan 7 titik sumur bor, 1 unit renovasi masjid, pengerasan jalan sepanjang 750 meter dan pengerasan jalan ketahanan pangan 500 meter.
Sedangkan, kegiatan non fisik bersifat membangun karakter masyarakat ke arah yang lebih baik dengan memberikan penyuluhan tentang bahaya judi online, pinjaman online, kamtibmas dan bahaya narkoba.
Disamping itu juga masyarakat dapat menggerakkan sektor pertanian, perikanan guna mendukung program swasembada pangan.
Begitu juga sektor kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas agar mampu meningkatkan derajat kesehatan juga menayangkan Keluarga Berencana (KB) dan penayangan film perjuangan bangsa.
Kegiatan karya bakti juga menggelar pengobatan gratis, dan pemberian sembako kepada masyarakat setempat.
Baca juga: Pemprov Banten fokus tingkatkan kesejahteraan dengan berbagai program
Saat ini, kata dia, capaian kegiatan karya bakti merupakan bukti nyata dan semangat kebersamaan serta kegotongroyongan antara TNI dengan rakyat untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan guna memperkokoh Kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Disamping itu juga percepatan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
"Sebagai pondasi kekuatan yang harus diperhatikan kegiatan ini akan terus berlanjut dilakukan TNI di seluruh wilayah Indonesia," kata Letjen Safei.
Menurut dia, kegiatan karya bakti yang dilaksanakan Pusterad guna membantu masyarakat agar kehidupan mereka lebih baik.
Berbagai kegiatan pembangunan fisik dan non fisik sehingga kualitas kehidupan masyarakat bisa berkelanjutan.
Bahkan, pembangunan 7 titik sumur bor dengan kedalaman di atas 50 meter dapat menghasilkan kualitas air bersih yang baik, sehingga masyarakat dapat hidup sehat.
Baca juga: Hari Bakti TNI AU: sejahterakan rakyat lewat kegiatan sosial
Dengan kualitas air bersih itu dapat mencegah berbagai penyakit, termasuk pencegahan stunting.
"Kami berharap kegiatan karya bakti ini benar - benar bermanfaat bagi masyarakat Sajira. Untuk itu, kita jaga dan pelihara apa yang sudah dibangun juga dipupuk kebersamaan untuk membangun masa depan yang lebih baik," katanya.
Topik (45) warga Sajira mengatakan pihaknya merasa bahagia dan senang menempati rumah yang dibangun TNI AD melalui kegiatan karya bakti Pusterad.
"Kami sekarang hidup tenang dengan memiliki ruangan kamar dan jamban yang sehat setelah dibangun TNI AD itu," kata Topik.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan kegiatan karya bakti Pusterad tentu sangat berguna bagi masyarakat, terlebih pembangunan 7 titik sumur bor dengan kedalaman di atas 50 meter.
"Ini program unggulan dari TNI AD dan kita berterima kasih atas kegiatan karya bakti Pusterad TNI AD di Kecamatan Sajira," kata Gubernur Banten.
Baca juga: Presiden Prabowo minta perwira hayati sumpah saat mereka dilantik
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025