Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang, Banten, bakal memanggil pemilik Perusahaan Otobus (PO) Mutiara Berlian Trans yang mengalami kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan korban jiwa di Jalan Raja Bojonglarang, Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu (19/10).

"Kami bersurat kepada pimpinan atau pihak manajemen PO Mutiara Berlian Trans," kata Kepala Dishub Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik di Tangerang, Selasa.

Ia mengatakan upaya pemanggilan terhadap perusahaan penyedia jasa transportasi itu sebagai langkah klarifikasi dan pemeriksaan terhadap kelayakan kendaraan.

Selain itu pihaknya juga akan mengecek seluruh perizinan operasional terhadap perusahaan tersebut.

"Untuk jadwal pemanggilan pada nanti pada Rabu 1 November 2024 di aula kantor Dishub Kabupaten Tangerang," katanya.

Baca juga: Evakuasi kecelakaan truk di Tol Tangerang-Merak KM 68 sebabkan macet

Ia mengungkapkan pada hari yang sama saat pemanggilan pihaknya melakukan ramp chek terhadap seluruh unit armada bus milik PO Mutiara Berlian Trans tersebut.

"Lokasi bertempat di PO Mutiara Berlian Trans," ucap dia.

Sebelumnya satu unit bus bernopol A 7558 ZA asal dari daerah Tangerang dengan mengangkut puluhan orang mengalami kecelakaan di Jalan Raja Bojonglarang, Kajen, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (19/10).

Insiden kecelakaan tersebut diduga akibat kendaraan itu mengalami pecah ban saat dalam perjalanan. Kejadian tersebut menyebabkan dua orang korban meninggal dunia atas nama Iyus dan Saadah.

Sementara empat orang luka berat, satu diantaranya bocah bakal diamputasi bagian tangannya di Rumah Sakit Umum Kajen, Pekalongan.

Baca juga: Minibus kecelakaan di Tol Semarang-Solo, empat orang tewas

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2024