Dinas Kesehatan(Dinkes) Kabupaten Lebak, Banten meminta masyarakat mewaspadai dokter gadungan beroperasi karena bisa membahayakan organ tubuh manusia.
 
"Kita belum menerima adanya laporan dokter gadungan, namun masyarakat agar tetap waspada," kata Kepala Pelaksana Harian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, dr Budi Mulyanto di Rangkasbitung, Lebak, Rabu.
 
Peredaran dokter gadungan di Kabupaten Lebak patut diwaspadai karena topografi alamnya begitu luas dan terdapat desa-desa terpencil, sehingga rawan adanya dokter gadungan.
 
Praktik dokter gadungan itu saat ini viral di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dengan membuka praktik Klinik Pratama Keluarga Sehat.
 
Mereka membuka Klinik Pratama Keluarga 5 tahun dan bisa membahayakan kesehatan tubuh manusia.

Baca juga: Dinkes Lebak siagakan 44 puskesmas selama Lebaran 2024
 
Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat agar waspada adanya dokter gadungan yang membuka praktik klinik tersebut. Sebab , di Kabupaten Lebak juga pernah ada dokter gadungan membuka praktek pada 2021.
 
Dokter gadungan itu berprofesi pelaut dan diproses secara hukum hingga sidang di Pengadilan Negeri Rangkasbitung.
 
"Kami sendiri sebagai saksi ahli di persidangan itu," katanya menjelaskan.
 
Menurut dia, berkembangnya teknologi tentu cukup rawan adanya pemalsuan dokumen atau penipuan.
 
Mereka bisa saja menggunakan dokumen identitas orang lain, sehingga masyarakat harus waspada agar kasus dokter gadungan tidak terulang di daerah ini.
 
Baca juga: Jelang Lebaran, seribuan KPM di Lebak terima beras dari Bapanas
 

Pewarta: Mansyur suryana

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2024