Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan Pemerintah menyiapkan lembaga pemasyarakatan (lapas) dengan keamanan ekstra di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, khusus untuk kejahatan narkoba.

"Kemenkumham itu sudah menyiapkan penjara atau lapas yang super secure, yang nanti juga insyaallah akan ditinjau oleh presiden untuk suatu peresmiannya, mungkin di Nusakambangan," kata Mahfud usai mengikuti rapat terbatas (ratas) soal penanganan narkoba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Mahfud mengatakan kejahatan narkoba di Indonesia saat ini sudah sangat masif. Menurut dia, korban terbanyak berasal dari para pengguna sehingga menyebabkan lapas menjadi sangat padat.

Oleh karena itu, lanjutnya, Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) akan menerapkan berbagai tindakan khusus bagi para pengedar dan bandar narkoba.

Baca juga: Dirjen PAS: 890 bandar narkoba dipindahkan ke Nusakambangan

Sementara itu, Kepala BNN Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose secara terpisah menyatakan hal serupa bahwa Pemerintah akan membuka lapas khusus kasus narkoba dengan keamanan maksimal.

"Lapas itu nanti special maximum security, khusus untuk narkotika," kata Petrus.

Dalam rapat terbatas itu, katanya, Jokowi memberikan arahan agar jajarannya bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjalankan program penanggulangan narkotika secara terukur dan dengan langkah-langkah luar biasa.

Menurut Petrus, sejauh ini BNN sudah bekerja sama dengan TNI dan Polri serta kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) terkait dalam penanggulangan narkotika.

Baca juga: Persiapan pemilu, warga binaan Rutan Serang jalani perekaman E-KTP
Baca juga: Gagalkan penyelundupan sabu ke rutan, polisi dapat penghargaan

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2023