Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Lebak mendistribusikan air bersih sebanyak 17 ribu liter untuk dua desa di Kecamatan Warunggunung yang terdampak kekeringan.
 
"Kami berharap pendistribusian air bersih itu bisa meringankan beban masyarakat yang dilanda krisis air bersih itu," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebak Agust Riza Faesal di Lebak,Sabtu.
 
Pendistribusian air bersih tersebut untuk Desa Pasir Tangkil dan Desa Baros Kecamatan Warung Gunung Kabupaten Lebak.
 
Kekeringan yang dihadapi masyarakat setempat sudah berlangsung dua pekan terakhir akibat kondisi sumur bawah tanah dan sumber mata air sudah kering akibat kemarau panjang.

Baca juga: BPBD Lebak kembali distribusikan air bersih ke pedalaman
 
"Kami berharap bantuan air bersih sebanyak 17 ribu liter itu mencukupi kebutuhan mandi cuci dan kakus (MCK) selama tiga hari ke depan," kata Agust.
 
Menurut dia, sejak ditetapkan status darurat kekeringan kini setiap hari BPBD memasok air bersih ke desa - desa di 18 kecamatan.

Ia memperkirakan krisis air bersih bisa meluas jika kemarau terus berlangsung sampai Oktober mendatang.
 
"Kami berharap ke depan warga yang dilanda krisis air bersih bisa terlayani PDAM," katanya menjelaskan.
 
Sementara itu, warga Desa Pasir Tangkil Kabupaten Lebak, Anir mengatakan bahwa mereka merasa senang adanya bantuan pendistribusian air bersih dari BPBD setempat.
 
Masyarakat mengantri dengan saling bergantian untuk mendapatkan air bersih dengan memenuhi bak mandi dan ember.
 
"Kami meyakini ketersediaan air bantuan itu cukup tiga hari untuk MCK," kata Anir warga Desa Pasir Tangkil Kabupaten Lebak.
 
Baca juga: 2.858 KK di Kota Serang alami krisis air bersih
Baca juga: Kekeringan di 20 kecamatan, BPBD Banten nyatakan Lebak darurat kekeringan

Pewarta: Mansyur suryana

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2023