Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang Banten memastikan SMP Negeri 34 di Kecamatan Pinang hampir tuntas pembangunannya dan siap menerima 224 siswa pada tahun ajaran baru 2023/2024.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin di Tangerang, Rabu mengatakan pembangunan SMP Negeri di Pinang telah dilaksanakan sejak 2022 dengan lahan yang disiapkan 3.800 meter persegi.

Pembangunan SMP Negeri di Pinang ini sebagai bentuk upaya Pemkot Tangerang dalam menyediakan pendidikan yang merata sampai ke seluruh wilayah.

"SMPN 34 Kota Tangerang menjadi wujud mimpi bersama dalam menghadirkan SMPN kedua yang ada di wilayah Kecamatan Pinang, Kota Tangerang," katanya.

Baca juga: Kembangkan smart city, Pemkot Tangerang gandeng dunia pendidikan

Lebih lanjut Jamaluddin mengatakan jika pembangunan SMPN 34 Kota Tangerang sangat diperlukan lantaran hingga kini, di Kecamatan Pinang baru hanya ada satu SMPN. 

"Kalau kita lihat kan rata-rata setiap kecamatan ada dua, nah, Pinang sampai saat ini baru ada satu, dan juga berdasarkan hasil kajian memang diperlukan sekolah negeri lagi. Makanya, kita ingin bangun SMPN 34 Kota Tangerang, di sini,” katanya menegaskan.

Saat ini SMPN 34 Kota Tangerang telah siap menyambut proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023/2024 yang akan digelar 26 Juni-11 Juni nanti.

Rencananya, SMPN 34 Kota Tangerang menyediakan kuota maksimal untuk peserta didik baru di proses PPDB perdana ini sebesar 7 rombel (rombongan belajar), yakni sekitar 224 peserta didik.

“SMPN 34 Kota Tangerang ini nantikan akan mengakomodasi sistem zonasi yang meliputi wilayah Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang. Rencananya, dalam proses PPDB yang akan dilakukan sebentar lagi, sementara ini akan menerima 7 rombel terlebih dulu. Sambil, kita lihat dulu progresnya,” jelasnya.

Saat ini, pembangunan gedung SMPN 34 Kota Tangerang masih berjalan. Menindaklanjuti persoalan tersebut, Pemkot Tangerang telah menyediakan opsi alternatif dengan  menyediakan tempat belajar sementara untuk menampung proses pembelajaran yang akan berjalan.

“Sudah ada dua rekomendasi sekolah yang bakal dijadikan tempat belajar sementara, yakni di SDN Kunciran 7 dan SMPN 16 Kota Tangerang. Pertimbangannya, jika di SDN Kunciran 7 lokasinya sangat dekat, sedangkan jika SMPN 16 Kota Tangerang area sekolahnya luas dan fasilitasnya cukup memadai,” pungkas Jamaluddin.

Baca juga: Pegawai Pemkot Tangerang sosialisasikan pendidikan gratis di SD swasta
 

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2023