Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Banten memastikan kepulangan 8.993 jamaah haji dari delapan Kabupaten/Kota melalui Asrama Haji atau Grand El Hajj Banten di Cipondoh Kota Tangerang sehingga keluarga tidak ada yang menjemput ke Bandara Soekarno - Hatta.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Banten Tubagus Rubal Faisal di Tangerang Selasa mengatakan tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelayanan haji di Provinsi Banten.
Sebab untuk pertama kalinya, Asrama Haji Cipondoh atau Grand El Hajj Banten tidak hanya melayani proses embarkasi atau pemberangkatan jamaah, tetapi juga menjadi lokasi debarkasi atau kepulangan jamaah haji.
Baca juga: Kepulangan 1.560 haji asal Kota Tangerang bertahap mulai hari ini
Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri Haji Nomor 69 Tahun 2026 tentang Penetapan Embarkasi dan Debarkasi Haji yang menetapkan Cipondoh sebagai debarkasi kepulangan jamaah haji Provinsi Banten.
“Alhamdulillah, untuk pertama kalinya Provinsi Banten, khususnya di Kota Tangerang, Cipondoh menjadi tempat keberangkatan dan kepulangan jamaah haji,” kata Rubal saat menerima kepulangan kloter pertama jamaah haji Banten di Grand El Hajj Banten, Cipondoh.
Menurutnya, keberadaan Asrama Haji atau Grand El Hajj di Cipondoh memberikan berbagai kemudahan layanan bagi masyarakat Banten dalam menunaikan ibadah haji. Termasuk memangkas waktu tempuh yang sebelumnya harus melalui Asrama Haji Pondok Gede untuk proses kepulangan.
Baca juga: Keluarga diminta tak jemput jamaah haji di Bandara Soetta
“Dengan adanya embarkasi dan debarkasi di Cipondoh, waktu tempuh menjadi relatif lebih singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Alhamdulillah, untuk tahun 2026, baik keberangkatan maupun kepulangan jamaah haji dapat dilaksanakan di Cipondoh, Kota Tangerang,” jelasnya.
Rubal menjelaskan pada musim haji tahun 2026, Provinsi Banten memberangkatkan 24 kloter jamaah haji yang terdiri atas 19 kloter murni dan 5 kloter campuran.
Untuk Kloter 1 JKB-01, jumlah jamaah yang kembali ke tanah air hari ini tercatat sebanyak 390 orang. Seluruh jemaah telah tiba dan melanjutkan perjalanan menuju kediaman masing-masing.
Kepala UPT Asrama Haji Banten Ahmad Muafiq menuturkan dari 384 jamaah haji yang tiba hari ini, satu orang meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di tanah suci.
Baca juga: Layanan lansia dan disabilitas di bandara siap sambut kepulangan haji 2026
"Total jamaah haji Kloter JKB-01 asal Banten yang kembali ke tanah air sebanyak 390 orang, terdiri atas 386 jemaah dan 4 petugas haji. Ada satu jamaah dari kloter pertama asal Banten yang meninggal dunia," kata Ahmad Muafiq.
Muafiq menuturkan jadwal kepulangan jemaah haji asal Banten akan terus berlangsung hingga 29 Juni 2026. Adapun total jemaah yang akan tiba di Debarkasi Grand El Hajj Banten sebanyak 8.993 jemaah. "Semoga kepulangan jemaah haji ini dapat berjalan dengan lancar dan baik," katanya.
Baca juga: 34.853 haji Indonesia kembali lewat Bandara Soetta mulai 1 Juni
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Lukman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026