Jakarta (ANTARA) - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sempat menutup ruas tol Mohamed Bin Zayed atau MBZ pada Kamis siang karena volume kendaraan yang meningkat dan menyebabkan kepadatan arus lalu lintas.
“Tahun ini agak sedikit berbeda karena kami tadi harus menutup MBZ untuk sementara. Karena sudah kami lakukan one way nasional, tetapi puncak arusnya masih tinggi,” kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, Kamis.
Ia mengatakan, berdasarkan data, total volume kendaraan hingga Kamis pagi mencapai 270 ribu kendaraan.
Jumlah tersebut, kata dia, meningkat dibandingkan jumlah kendaraan pada Selasa (17/3) yang sebanyak 221 ribu.
Baca juga: PMI-Baznas Kota Tangerang sediakan CKG bagi pemudik di tiga lokasi
Maka dari itu, diberlakukan berbagai rekayasa lalu lintas, termasuk menutup sementara tol MBZ. Pemudik pun harus menggunakan jalur tol Jakarta-Cikampek yang berada di bawahnya.
Usai ditutup selama sekitar 1,5 jam, ia mengatakan bahwa tol MBZ kini sudah dapat digunakan kembali.
“MBZ tadi kita tutup hampir 1,5 jam. Karena langkah-langkah daripada contraflow sudah selesai, tentunya kita buka lagi dan alhamdulillah sekarang lancar,” ucapnya.
Sebelumnya, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menyatakan sebanyak 63.275 kendaraan terpantau meninggalkan Jakarta menuju arah Cikampek melalui Tol MBZ pada Selasa (17/3).
Berdasarkan data lalu lintas, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta tersebut meningkat hingga 200,54 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal harian yakni 21.054 kendaraan.
Baca juga: Pelabuhan Ciwandan sediakan zona prioritas pemudik rentan
Pewarta: Nadia Putri RahmaniEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026