Cilegon (ANTARABanten) - Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Cilegon, sejak mengalami kenaikan dua hari sebelum bulan Ramadhan 1431 Hijriah, hingga saat ini masih bertahan Rp65 ribu per kilogram, di mana sebelumnya hanya Rp60 ribu.

"Harganya belum naik lagi, setelah terakhir mengalami kenaikan pada dua hari sebelum puasa," kata salah seorang pedagang daging di Pasar Keranggot, Kota Cilegon, Provinsi Banten, Nana, Rabu.

Masih bertahannya harga daging Sapi di Keranggot, kata dia, disebabkan tidak adanya lonjakan permintaan.

"Hukum pasar selalu berlaku. Dan ini tidak bisa kami hindari, walaupun kami pedagang," katanya menambahkan.

Ia mengatakan, bukan hanya terjadi pada harga daging sapi saja, akan tetapi hukum pasar berlaku pada semua komoditas barang.

"Saya sangat yakin, kalau soal harga sepenuhnya terjadi karena situasi dan kondisi. Di saat peminat banyak, maka otomatis harga akan naik, dan jika sebaliknya akan turun," katanya.

Penjelasan senada disampaikan pedagang lainnya, Marno.

Menurut dia, harga yang masih bertahan karena permintaan tidak tinggi.

"Harga daging diperkirakan akan naik pada H-3 menjelang Lebaran. Tahun lalu harga daging sapi yang dijual Rp80 ribu per kilogram," ujar dia.


Editor : Ganet Dirgantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026