Tangerang (ANTARABanten) - Pengembang properti BSA Land secara resmi telah mengoperasikan Pasar Segar Raya Bintaro yang dikelola secara modern di atas lahan seluas 1,95 hektar dengan luas bangunan 6.900 meter persegi.

"Pasar modern ini dilengkapi 79 unit ruko, 318 unit kios dan 240 unit lapak dengan tingkat hunian sudah hampir mencapai 100 persen," kata Direktur Utama BSA Land, Moh Saleh Asnawi saat dihubungi, Senin.

Menurut Saleh, Pasar Bintaro merupakan pasar modern kelima yang dibangun BSA Land setelah sebelumnya sukses di Bekasi, Depok, Cengkareng, Manado, dan Makassar.

Dia juga menjelaskan, lokasi Pasar Segar Graha Raya Bintaro berlokasi di dalam kawasan Perumahan Graha Raya Bintaro atau tepatnya di Jalan Graha Bunga Raya, Pondok Jagung yang merupakan akses utama dari Graha Raya ke Bintaro sektor 9 dan dilewati transportasi kendaraan umum. 

Penjabat Walikota Tangsel, H. Uetik Suwarta, SH mengatakan, pasar tradisional yang bersih dan nyaman sudah menjadi kebutuhan masyarakat saat ini.

Untuk menambah kenyamanan berbelanja pengunjung, pasar yang akan beroperasi mulai pukul 04.00 pagi hingga sore hari ini juga telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan layanan pendukung seperti, jasa kebersihan, keamanan 24 jam,  pusat ATM,  toilet umum, mushola, sistem pemadam kebakaran, area parkir yang mampu menampung hingga 450 kendaraan bermotor, serta 12 pintu masuk ke dalam bangunan pasar.

"Kami juga telah menyiapkan tempat khusus untuk pemotongan unggas agar kesegaran unggas yang dijual di Pasar Segar Graha Raya Bintaro ini tetap terjamin kesegarannya," ucap Saleh

Saleh menjelaskan, konsep pasar segar adalah pengembangan pasar tradisional yang dikelola secara modern dimana bangunan & infrastruktur pasar dibangun dengan sistem modern, dengan pengelolaan pasar yang modern tetapi tetap mempertahankan seni berbelanja di pasar tradisional dengan adanya lapak-lapak pasar. 

Area lapak dipisahkan dari area kering dan basah dan dengan adanya cleaning system yang setiap saat siaga untuk menjaga kebersihan maka sehingga kondisi Pasar akan selalu bersih dan tidak becek, ujarnya.

Untuk menjaga kebersihan lingkungan, sampah akan dikelola dengan sistem pembuangan sampah yang terpadu, dimana tempat penampungan sampah akan dilakukan secara tertutup dan selalu disanitasi dengan disinfektan sehingga dapat meminimalisir bakteri, kuman, lalat dan hewan-hewan penyebar bibit penyakit lainnya.

"Selain itu, sistem sirkulasi udara dan pencahayaan juga di- set up secara modern sehingga suasana di dalam pasar akan selalu terang dan tidak pengap sehingga pedagang dan pembeli akan terjamin kenyamanannya" tutur Saleh.

Selain sebagai tempat berbelanja yang ideal, Pasar Segar Graha Raya Bintaro ini juga akan menjadi  salah satu lokasi wisata kuliner terpilih di kawasan Bintaro dan Serpong.

Di atas lahan sekitar 1.000 m2, BSA Land akan menghadirkan Plaza Café dengan berbagai sajian makanan dan minuman yang juga dilengkapi sarana  musik hidup untuk menghibur pengunjung yang bersantap

Saleh optimis, Pasar Segar Graha Raya Bintaro serta pasar segar lain yang dikembangkan dan dikelola pihaknya pada beberapa lokasi di wilayah Jabodetabek dan wilayah lainnya akan sukses kehadirannya sebagai pasar tradisional yang dikelola secara modern. 

"Jajaran manajemen BSA Land sudah berpengalaman di bidang pengembangan bisnis properti baik residensial maupun komersial. Kami pastikan proyek-proyek yang dikembangkan merupakan proyek properti yang memiliki jaminan keberhasilan baik dari segi konsep, pengembangan, perencanaan, pemasaran, penjualan, pembangunan, serta pengelolaan," ujarnya.




: Ganet Dirgantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026