Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyiapkan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk penanganan penyebaran virus corona atau COVID-19 khususnya untuk pembelian kebutuhan medis.

"Selama ini Pemkot Serang diklaim belum begitu serius menangani virus corona, maka hari ini semuanya para OPD dalam rangka bekerja maksimal menangani kasus corona," kata Wakil Walikota Serang, Subdari Usuludin usai melakukan rapat gugus tugas dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 di Aula Bappeda, Puspemkot Serang, di Serang, Senin.

Dikatakan Subadri, anggaran yang akan digunakan berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Serang dengan dana insentif daerah (DID). Sehingga dana yang dikeluarkan sebesar Rp20 miliar tersebut bersumber dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Diantaranya Dinkes Kota Serang Rp1,8 miliar, RSUD Kota Serang Rp13 miliar, adapun sisanya tambahan dari masing-masing OPD," kata Subadri.

Subadri mengungkapkan, nantinya anggaran itu akan digunakan untuk pembelian masker, termometer gun, antiseptik dan peralatan kebutuhan medis untuk penanganan COVID-19.

"Nanti anggaran ini kita akan gunakan untuk keperluan medis, yang pastinya ini untuk penanganan virus corona," katanya.

Ia juga menjelaskan, Pemkot Serang sendiri akan melakukan penyemprotan fasilitas umum, dan area publik secara serentak yang akan dilakukan oleh para OPD terkait.

"Ini semuanya penjabaran dari Gugus Tugas yang telah dibentuk Pemkot Serang," kata Subadri.

Sementara itu Walikota Serang Syafrudin membagikan masker gratis kepada masyarakat pengguna kedaraan umum di Terminal tipe A Pakupatan Kota Serang. Hal tersebut guna mengantisipasi terjadinya penularan COVID-19 di dalam kendaraan umum.

"Ini demi keselamatan kita bersama untuk mengantisipasi penularan virus corona. Dan insyaallah untuk ke depanya kita akan bagi-bagi lagi," kata Syafrudin.

Dikatakan Syafrudin, pihaknya juga akan menyediakan hand sanitizer di fasilitas umum seperti Terminal, Mall, serta tempat publik lainnya.

Selain itu, ia juga menghimbau, kepada masyarakat Kota Serang agar tidak ada pelaksanaan kegiatan yang mengakibatkan kerumunan.

 

Pewarta: Mulyana

Editor : Ridwan Chaidir


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2020