Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan gempa berkekuatan 5,2 Skala Richter (SR) yang terjadi pada Minggu malam belum ada laporan kerusakan infrastuktur maupun bangunan rumah warga.

"Kami mengerahkan semua relawan kecamatan untuk melakukan pemantauan, khususnya di lokasi titik gempa," kata Kaprawi saat dihubungi di Lebak, Banten, Minggu.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisik (BMKG) pusat gempa berada 59 km barat daya Bayah, Banten, 67 km tenggara Muara Binuangeun-Banten, 75 km barat daya Kabupaten Sukabumi, Jabar, 146 km barat daya Serang-Banten, dan 164 km barat daya Jakarta.

Baca juga: BPBD Lebak keluarkan peringatan Waspada Kebakaran

Gempa 5,2 SR dengan kedalaman 10 Km dan Lintang : 7.42 LS Bujur : 106.03 BT dan dinyatakan BMKG tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Kami hingga kini belum menerima laporan dari relawan kecamatan yang bertugas di wilayah selatan adanya kerusakan rumah warga maupun infrastruktur lainnya," kata Kaprawi.

Menurut dia, BPBD Lebak siap melaksanakan evakuasi dan pertolongan jika terjadi kerusakan maupun korban akibat gempa.

Saat ini, BPBD siaga dan mengerahkan seluruh relawan kecamatan untuk melaksanakan pemantauan agar tidak menimbulkan kerusakan maupun korban jiwa.

Namun demikian, BPBD sejauh ini belum menerima laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

"Kami menyiapkan logistik dan peralatan evakuasi akibat gempa berkekuatan 5,2 SR ini," katanya.

Baca juga: Wabup Lebak minta petugas haji layani secara baik "tamu Allah"

Pewarta: Mansyur suryana

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2019