Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Margaluyu, Kota Serang, guna menstabilkan pasokan dan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha.
Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Estri Indriani di Serang, Selasa, mengatakan GPM keliling ini menyasar seluruh wilayah Banten. Khusus hari ini, GPM hadir di Rusunawa Margaluyu, Kecamatan Kasemen dan Rusunawa Kaujon.
"Selama dua tahun terakhir kegiatan ini biasanya diadakan di kantor kecamatan. Namun, tahun ini kita coba pusatkan di area rusunawa agar lebih dekat dengan masyarakat dan langsung membantu mereka," katanya.
Baca juga: Pemprov Banten gelar GPM di 58 kecamatan, bantu warga penuhi kebutuhan
Berbagai komoditas pangan yang disediakan dalam GPM ini, antara lain beras SPHP, beras reguler, bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan telur.
Ia memastikan seluruh harga bahan pokok yang dijual berada di bawah harga pasar.
Dalam kegiatan ini, beras SPHP seharga Rp57.000 per 5 kilogram, minyak sayur Rp15.500 per liter, dan telur Rp25.000 per kilogram.
Sistem penjualan tidak menggunakan kupon sehingga masyarakat diperbolehkan datang langsung ke lokasi untuk membeli sembako tanpa dibatasi. Pembatasan hanya berlaku untuk komoditas minyak sayur, yakni maksimal satu liter per orang agar pendistribusian merata.
Program stabilisasi pasokan pangan ini telah dimulai sejak 11 Mei lalu dan akan terus berlangsung hingga mendekati perayaan Idul Adha. Pemprov Banten menargetkan 12 lokasi penyelenggaraan yang tersebar di delapan kabupaten/kota.
"Minggu ini jadwal pelaksanaannya di Kota Serang dan Kabupaten Serang. Untuk titik lokasinya, kami serahkan kepada pemerintah kabupaten/kota yang menentukan. Kami juga bekerja sama dengan pihak Bulog, PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM), dan Kios Pangan," ujar Estri.
Baca juga: DKPP Serang pastikan pasokan pangan aman lewat GPM
Kepala UPT Rusunawa Kota Serang Erwan Alif Maulana menyambut baik langkah Pemprov Banten tersebut.
Menurut dia, 120 warga penghuni Rusunawa Margaluyu beserta masyarakat di sekitarnya merasakan manfaat pasar murah ini.
"Alhamdulillah, masyarakat rusunawa dan sekitarnya sangat terbantu dengan adanya GPM ini, karena harganya memang lebih murah dan di bawah harga pasar,"katanya.
Tingginya antusiasme membuat warga berharap program pasar murah ini dapat dijadikan agenda rutin.
"Masyarakat meminta agar kegiatan ini rutin dilakukan, terutama saat menjelang hari raya keagamaan seperti Idul Adha saat ini. Masukan ini akan kita koordinasikan dengan dinas terkait untuk membantu masyarakat ke depannya," demikian Erwan.
Baca juga: Tekan inflasi, Pemkab Lebak gencar lakukan GPM dan OP
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026