Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Banten menyatakan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) diikuti 2.500 siswa berasal dari sekitar 250 PAUD dan TK di daerah itu, strategi pembelajaran di luar kelas yang menyenangkan dan bermakna.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar di Tangerang, Selasa, mengatakan Porseni bukan sekadar ajang perlombaan tetapi membangun karakter siswa seperti rasa memiliki dan tanggung jawab yang menjadi fondasi penting perkembangan ke depan.
“Porseni bukan hanya tentang menang atau kalah tetapi anak-anak diajak untuk mengembangkan nilai-nilai positif dalam diri mereka,” katanya saat pembukaan Porseni di salah satu pusat perbelanjaan.
Baca juga: Porseni basket SMP Kota Tangerang diikuti 1.500 peserta
Porseni digelar Dinas Pendidikan Kota Tangerang bekerja sama dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) selama tiga hari mulai hari ini dengan menghadirkan berbagai kegiatan seni dan olahraga kreatif yang melibatkan partisipasi aktif anak-anak.
Beragam cabang kegiatan ditampilkan dalam Porseni mulai dari tari, mewarnai, hingga olahraga kreatif yang dirancang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini.
Ia menambahkan melalui interaksi yang terbangun selama kegiatan, anak-anak juga dilatih untuk saling menghargai, berkomunikasi dengan baik, serta mengembangkan kreativitas dan inovasi sejak dini.
Baca juga: Sosialisasi PP Tunas harus berulang libatkan banyak pihak
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan komitmen membangun generasi emas Indonesia melalui penguatan PAUD.
“Porseni adalah investasi kita untuk generasi emas. Kita tidak sedang mencari siapa yang paling hebat, tetapi sedang menumbuhkan karakter anak-anak kita,” ujarnya.
Ia menekankan PAUD menjadi fondasi penting yang harus diperkuat agar setiap anak memiliki kesempatan setara untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Di usia ini, tampil di panggung atau berdiri di garis start adalah bentuk keberanian besar. Dari sini mereka belajar percaya diri, berani berekspresi, menaati aturan, hingga memahami arti menang dan kalah dengan sikap yang bijak,” katanya.
Baca juga: Akhirnya TikTok patuhi PP Tunas soal pembatasan medsos untuk anak
Bunda PAUD Kota Tangerang Masturoh Sachrudin mengapresiasi antusiasme peserta dan dukungan masyarakat dalam pelaksanaan Porseni tahun ini.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang ekspresi yang positif bagi anak-anak sekaligus mempererat hubungan antara peserta didik, guru, dan orang tua.
”Semua siswa saya lihat tadi semangat dan antusias. Jadi, selamat berlomba, semoga ini menjadi ruang positif anak-anak Kota Tangerang untuk berkembang menemukan bakatnya,” katanya.
Baca juga: Permainan tradisional di sekolah bisa kurangi anak bermain medsos
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026