Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi meminta RSUD Banten memastikan kesiapan layanan kesehatan menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, terutama mengantisipasi peningkatan masyarakat yang memeriksakan kondisi kesehatannya sebelum berpuasa.

“Yang pertama saya ingin melihat kesiapan Rumah Sakit Banten dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan, karena biasanya sebelum menghadapi puasa masyarakat itu memeriksakan kesehatannya. Ada yang sakit lambung atau keluhan lainnya, pokoknya persiapan menghadapi bulan puasa,” ujar Deden di Kota Serang, Rabu, saat meninjau RSUD Banten.

Ia menegaskan instruksi Gubernur agar tidak ada warga kurang mampu yang tidak terlayani, khususnya peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak mampu dan tidak terlayani. Jadi semua harus bisa dilayani,” tegasnya.

Baca juga: Selama Ramadhan, menu kering non-UPF jadi menu MBG di Kota Serang

Menurut dia, tindakan medis harus didahulukan dibanding urusan administrasi. “Jangan tanya dulu bayarnya pakai apa, masuk BPJS atau tidak, punya asuransi atau tidak. Pokoknya layani dulu, nanti administrasi menyusul. Utamakan pertolongan pertama,” katanya.

Deden juga mengingatkan predikat Zona Integritas yang diraih RSUD Banten harus berdampak pada peningkatan etos kerja dan akuntabilitas. “Saya berharap ini jangan membuat rekan-rekan terlena, tetapi justru harus lebih meningkatkan etos kerja dan akuntabilitas,” ujarnya.

Selain aspek layanan, ia menyoroti pentingnya kenyamanan pasien melalui sikap dan lingkungan rumah sakit. Selain itu dia menekankan agar kondisi toilet prima dan jangan sampai tercium ke ruang tunggu atau ke IGD yang membuat tidak nyaman.

Baca juga: Selama Ramadhan, jam kerja ASN di Kabupaten Tangerang berkurang 4,5 jam

Dari sisi pengembangan fasilitas, Pemprov Banten membuka ruang sinkronisasi anggaran BLUD dan APBD untuk mendukung peningkatan kapasitas layanan.

“Kalau untuk kepentingan masyarakat, mau dari BLUD atau dari APBD harus bisa saling menunjang, yang penting akuntabel,” ujarnya, termasuk opsi penambahan ruang rawat inap jika kemampuan fiskal memungkinkan.

Di sisi lain, Deden menyampaikan pesan Gubernur kepada ASN agar Ramadhan tidak menurunkan kinerja. “Jangan jadikan bulan Ramadhan ini menjadi bulan yang mengurangi produktivitas. Justru di bulan Ramadhan ini jadikanlah bulan untuk meningkatkan produktivitas. Kejar pahala sebanyak-banyaknya dengan cara kerja yang benar,” katanya.

Baca juga: Ramadhan, Kapolda Banten tekankan pengawasan bapokting dan kamtibmas

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026