Pemuda Masjid Dunia mengusulkan penamaan perkampungan haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, menjadi Kampung Haji Indonesia Prabowo.
Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus menjelaskan usulan tersebut sebagai aspirasi masyarakat sipil dalam rangka memperkuat identitas nasional Indonesia, serta meningkatkan simbol pelayanan negara kepada jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
“Usulan penamaan ini menempatkan Indonesia sebagai unsur utama, dan penegasan bahwa fasilitas tersebut adalah milik dan tanggung jawab negara. Sementara nama Prabowo (Presiden Prabowo Subianto, red.) dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan simbolis atas kepemimpinan nasional yang memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji,” ujar Said dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Dahnil Anzar ingatkan kembali petugas haji melayani bukan nebeng berhaji
Menurut dia, dari aspek hukum administrasi negara, penamaan fasilitas publik merupakan bagian dari kebijakan administratif pemerintah dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan sepanjang dilakukan secara proporsional dan melalui mekanisme resmi yang berwenang.
Walaupun demikian, dia mengatakan usulan tersebut bukan dimaksudkan sebagai personalisasi fasilitas publik, melainkan simbol historis dan etis yang tetap menjunjung prinsip kepentingan umum, netralitas, serta asas-asas umum pemerintahan yang baik.
“Kami menegaskan bahwa usulan ini adalah aspirasi masyarakat sipil, bukan keputusan negara. Seluruh proses dan keputusan akhir sepenuhnya kami serahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia sesuai kewenangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.
Sementara itu, dia berharap usulan tersebut dapat dipahami secara proporsional sebagai masukan konstruktif untuk memperkuat identitas nasional Indonesia di Tanah Suci, dan mendukung pelayanan ibadah haji yang bermartabat, profesional, dan berkelanjutan.
Baca juga: Waspada, jamaah haji rentan alami stres akibat perubahan lingkungan
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026