Kepolisian Resor (Polres) Serang menggelar layanan dukungan psikososial atau trauma healing untuk menghibur anak-anak yang menjadi korban banjir di pengungsian Desa Jati Pulo, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Banten.
Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, di Serang, Selasa, mengatakan pendekatan psikologis ini dilakukan untuk mengurangi rasa takut dan trauma anak-anak pasca bencana banjir yang melanda tempat tinggal mereka.
"Kami hadir untuk memastikan masyarakat terdampak banjir mendapatkan perhatian dan pendampingan, khususnya bagi anak-anak agar mereka tetap ceria di tengah kondisi darurat," ujar Andri.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian mengajak anak-anak bermain dan berinteraksi untuk memulihkan kondisi emosional mereka.
Baca juga: Pemkab Serang salurkan 62 ton beras untuk korban banjir
Selain memberikan dukungan psikologis, Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol, Andri Surya K, juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako guna meringankan beban 165 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak.
Diketahui, banjir di wilayah tersebut disebabkan oleh meluapnya Sungai Cidurian akibat curah hujan tinggi, yang mengakibatkan 75 rumah warga terendam.
Usai menyapa warga di pengungsian, Kapolres juga meninjau akses jembatan di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, yang turut terdampak luapan air. Ia mengingatkan para orang tua untuk lebih waspada mengawasi anak-anaknya.
"Kami mengimbau orang tua agar tidak membiarkan anak-anak bermain di lokasi banjir demi keselamatan bersama," pungkasnya.
Baca juga: Status tanggap darurat bencana di Serang meluas hingga 86 desa
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026