Pembangunan Jembatan Palawad 2 di Larangan Utara, Kota Tangerang oleh Pemprov Banten bertujuan untuk menunjang lalu lintas bebas dari banjir, sekaligus mengantisipasi genangan banjir di wilayah sekitar.

Camat Larangan Nasrullah di Tangerang, Sabtu mengatakan pembangunan Jembatan Palawad 2 meliputi proyek perluasan dari yang sebelumnya hanya selebar 12 meter menjadi 17 meter.

Tidak hanya itu, Jembatan Pelawad 2 mengalami peninggian setinggi satu meter untuk meningkatkan kelancaran aliran air Kali Cantiga.

“Kami mendukung penuh rencana pembangunan jembatan ini oleh Pemprov Banten karena sangat dibutuhkan masyarakat," kata Camat Larangan Nasrullah.

Baca juga: Pemkot Tangerang bangun kolam retensi atasi banjir tol Tangerang-Merak

Ia menambahkan berdasarkan Forum Konsultasi Publik yang telah digelar, pembangunan Jembatan Palawad 2 mulai direalisasikan pada awal bulan depan dengan target estimasi memakan waktu selama empat bulan ke depan.

“Kami juga akan mengawal penuh rencana pembangunan jembatan ini bisa berjalan lancar sesuai dengan target yang telah ditentukan, sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh pengguna jalan maupun masyarakat sekitar,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang telah berkoordinasi dengan Pemprov Banten untuk merencanakan rekayasa lalu lintas contra flow selama proses pembongkaran dan pembangunan Jembatan Palawad 2 berjalan.

"Kita akan sampaikan imbauan agar pengendara tidak terjebak macet dan pembangunan bisa lancar sesuai target," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Andra Soni komitmen bebaskan Sungai Cibanten dari sampah

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025