Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, meminta warga mewaspadai potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem dengan hujan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir.
 
Kepala BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak, Kamis, mengatakan selama beberapa hari ke depan cuaca buruk di daerah ini berpeluang terjadi sore hingga malam hari sehingga bisa menimbulkan bencana alam.
 
Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana alam, seperti di pegunungan, perbukitan, aliran sungai dan tepi pesisir pantai dapat meningkatkan kewaspadaan guna mengurangi risiko kebencanaan.
 
"Dari 28 kecamatan di daerah ini sebagian besar masuk daerah rawan bencana alam," kata Febby.

Baca juga: BPBD Lebak kembali data korban bencana pergerakan tanah
 
Menurut dia, potensi bencana alam di Kabupaten Lebak berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya yakni longsor, pergerakan tanah, banjir, angin puting beliung, gelombang tinggi sampai pohon roboh.
 
Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan peringatan imbauan khususnya daerah rawan bencana alam agar tidak menimbulkan korban jiwa.
 
BPBD Kabupaten Lebak terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk menerima laporan kondisi cuaca, karena Februari 2024 memasuki musim hujan.
 
"Kami berharap warga yang tinggal di aliran sungai, pegunungan, perbukitan dan pesisir pantai tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem itu," katanya.
 
Sementara itu, warga Lebak Gedong, Kabupaten Lebak Maksum (55) mengatakan saat ini curah hujan di wilayahnya cukup tinggi, bahkan seharian sehingga rawan tanah longsor karena di wilayahnya perbukitan.
 
Bahkan, menurut dia, sore ini di wilayahnya dilanda hujan disertai angin kencang dan petir.
 
"Kami bersama keluarga tetap waspada jika curah hujan tinggi dan lebih baik mengungsi ke tempat yang lebih aman guna mencegah longsoran tanah," katanya menjelaskan.

Baca juga: BPBD Kota Tangerang imbau tingkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem

Pewarta: Mansyur suryana

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2024