Lebak (Antara News) - Masyarakat Kabupaten Lebak yang berpenghasilan rendah menerima bantuan perbaikan sebanyak 734 unit rumah tidak layak huni (RTLH) melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) selama 2017.

"Kami berharap bantuan RTLH berjalan lancar dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Lebak, Wawan Herawan di Lebak, Sabtu.

Program RTLH yang digulirkan pemerintah bertujuan membantu masyarakat yang tidak mampu untuk memperbaiki rumah.

Saat ini, jumlah RTLH di Kabupaten Lebak cukup banyak yaitu hingga mencapai 49.000 unit sehingga pemerintah terus melaksanakan perbaikan RTLH.

Apabila kondisi rumah itu layak huni dipastikan tingkat kesehatan penghuni juga membaik.

Program RTLH guna mendukung program "Lebak Sejahtera" yang digulirkan Bupati Iti Octavia dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Saat ini, program RTLH tahun 2017 mencapai sebanyak 734 unit di antaranya mendapat bantuan dari APBD setempat sebanyak 114 unit dan 620 unit dari dana alokasi khusus (DAK).

Penyaluran bantuan perbaikan RTLH yang dialokasikan APBD setempat berupa uang Rp8 juta per unit rumah, sedangkan bantuan dari DAK berupa bahan material bangunan.

Persyaratan warga yang mendapat bantuan dana BSPS itu benar-benar tidak layak huni dengan kondisi beralas tanah, genteng bocor, kayu rapuh dan dinding yang terbuat dari bambu yang mengalami bolong-bolong.

Selain itu berada di tanah milik sendiri, juga warga Kabupaten Lebak serta siap membayar ongkos pekerja.

Namun, pihaknya berharap pekerja pembangunan RTLH tersebut dilaksanakan masyarakat setempat untuk mengurangi angka pengangguran.

"Kami berharap melalui program RTLH setiap tahun berkurang rumah tak layak huni itu," katanya menjelaskan.

Sukria (45), seorang warga Kelurahan Cijoro Pasir Rangkasbitung Kabupaten Lebak, mengaku dirinya terbantu setelah rumahnya yang tidak layak huni mendapat perbaikan melalui Program Perbaikan RTLH.

"Kami dan keluarga merasa senang setelah rumahnya mendapat perbaikan program RTLH sehingga tidak takut rumah roboh," katanya.

Pewarta: Mansyur

Editor : Ganet Dirgantara


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2017