Wali Kota Serang, Banten, Yedi Rahmat, mengatakan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, untuk penuhi ketersediaan air bersih di dua kecamatan.
 
"Realisasi pembangunan SPAM Walantaka sudah mencapai 44 persen, yang diharapkan dapat memenuhi ketersediaan air minum di dua kecamatan," katanya di Serang, Banten, Jumat.
 
Yedi mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mendukung penuh pembangunan proyek strategis nasional yang akan memperluas pelayanan kepada 2.000 pelanggan di kota tersebut. 

"Pada prinsipnya kami selaku pemkot mendukung proyek strategis nasional ini," ucap Yedi.

Baca juga: Kota Serang buka layanan khusus perekaman KTP usia pemula
 
Yedi berharap pembangunan ini dapat selesai pada Juli 2024. Karena itu pihaknya terus memantau progres pembangunannya agar sesuai target. 
 
"Mungkin sebanyak 2.000 pelanggan akan terlayani dan akan disalurkan (air bersih) ke rumah sakit juga. Untuk sementara ini mencakup dua kecamatan yaitu Cipocok dan Kasemen. Jika sudah tersalurkan nanti kita tambah ke Walantaka," katanya.
 
Sementara itu Direktur Perumdam Tirta Madani Arif Setiawan menjelaskan saat ini capaian pelanggan air bersih secara keseluruhan masih berada di bawah empat persen dari jumlah penduduk sekitar 700 jiwa.
 
“Dengan rencananya pengembangan yang saat ini justru itu akan mendongkrak capaian target sambungan rumah,” ujarnya.
 
Pihaknya menargetkan dalam jangka waktu lima tahun ke depan dapat mencapai 26 ribu sambungan rumah tangga yang diambil dari beberapa sumber air di Kota Serang.

Baca juga: Aparat Polresta Serang Kota tangkap pelaku pembobol dua swalayan
Baca juga: Soal pemasangan baliho, Bawaslu nilai KPU Kota Serang langgar aturan sendiri

Pewarta: Desi Purnama Sari

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2024