SiCepat Ekspres dan start-up Duitin menjalin kolaborasi  mengonversi 43 kilogram sampah botol plastik yang telah dihimpun dari kegiatan marathon pada Minggu (19/2) menjadi 1.000 bibit mangrove untuk ditanam di kawasan Pantai Cemara Sawojajar, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. 


Baca juga: Perluas jaringan, SiCepat Ekspres gabung keagenan droper


Bibit pohon mangrove ini diserahkan secara simbolis oleh Rangga Andriana, Manager Corporate Communication SiCepat Ekspres bersama Adijoyo Prakoso, Chief Operating Officer dan Co-Founder Duitin Indonesia kepada Bangkit selaku Ketua Kelompok Wisata Pulau Cemara Desa Sawojajar. 


Kelompok wisata Pulau Cemara Desa Sawojajar berperan membantu pengelolaan bibit pohon tersebut di kawasan Pantai Cemara, Kabupaten Brebes. Kegiatan penanaman bibit pohon juga melibatkan karyawan operasional cabang SiCepat Ekspres di Brebes.


Wiwin Dewi Herawati, Chief Marketing & Corporate Communication Officer SiCepat Ekspres menyampaikan bahwa kerja sama lanjutan dengan Duitin ini merupakan wujud keseriusan SiCepat Ekspres untuk dapat menerapkan prinsip zero-waste serta berkontribusi lebih untuk membangun ekosistem lingkungan yang lebih hijau. 


“Kolaborasi SiCepat bersama Duitin dalam pengelolaan sampah ini tentunya menjadi langkah inovatif kami dalam penerapan prinsip eco-green dalam setiap aktivitas yang dilakukan perusahaan. Ke depannya, kami berharap dapat semakin konsisten dalam menjalankan komitmen eco-green ini melalui kolaborasi bersama banyak pihak untuk dapat mewujudkan ekosistem hijau di lingkup perusahaan maupun di masyarakat,” jelas Wiwin.


Adijoyo Prakoso, Chief Operating Officer dan Co-Founder Duitin Indonesia memberikan apresiasinya kepada SiCepat Ekspres yang telah membuktikan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan, salah satunya melalui kolaborasi penanaman pohon mangrove di kawasan Brebes ini. 


“Kecepatan adalah kunci dan aksi adalah bukti. Tanpa seremonial yang menggelegar, SiCepat Ekspres telah melakukan penanaman di Pulau Cemara yang berada di pesisir pantai Brebes. Pelaksanaan ini tentunya melibatkan penduduk sekitar pulau dan pihak terkait yang berwenang seperti Cabang Dinas Kehutanan. Bibit pohon yang ditanam pada 7 Maret 2023, masih memerlukan pemantauan dan pemeliharaan agar bisa menjadi pepohonan yang siap menahan abrasi dan nantinya akan bermanfaat bagi kehidupan kita. Terima kasih kepada SiCepat yang telah bersama melakukan aksi ini bersama kami, semoga akan ada lebih banyak aksi berikutnya dalam menjaga bumi kita agar terhindar dari kerusakan,” tutup Adijoyo.
 

Pewarta: Sambas

Editor : Ridwan Chaidir


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2023