Ratusan korban keracunan nasi kotak pemberian dari selamatan toko bangunan yang diluncurkan di Kampung Sukamaju Desa Cijaku dinyatakan pihak puskesmas sudah sembuh dan menyisakan enam pasien yang masih menjalani perawatan medis di puskesmas setempat.

"Semua totalnya warga yang keracunan itu sebanyak 180 orang, " kata Kepala Puskesmas Cijaku, Kabupaten Lebak Susilo Supriyanto di Lebak,Selasa.

Baca juga: Pemkab Lebak tanggung biaya pengobatan korban keracunan makanan
 
Masyarakat Kampung Sukamaju Desa Cijaku Kabupaten Lebak yang teridentifikasi keracunan berdasarkan laporan sampai Selasa pagi tercatat 180 orang dan di antaranya menjalani rawat inap di puskesmas sebanyak 104 pasien di antaranya 95 pasien sudah pulang.
 
Saat ini, mereka pasien keracunan yang masih menjalani rawat inap di puskesmas tersebut sebanyak enam orang.
 
Sedangkan tiga warga yang dirujuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping juga dinyatakan sembuh. Begitu pula sebanyak 76 pasien yang menjalani rawat jalan kondisinya sembuh.
 
"Kami belum menerima laporan korban jiwa akibat keracunan itu, " kata Susilo Supriyanto.
 
Sementara itu, Kepala Laboratorium Kesehatan Dasar ( Labkesda) Kabupaten Lebak Agung Nugraha mengatakan dari lima jenis makanan yang diterima itu, berdasarkan hasil uji laboratorium di antaranya empat makanan positif mengandungbakteri Escherichia coli (E. coli) dan bakteri Salmonella.

"Saya kira bakteri itu dapat menimbulkan gejala mual, muntah, pusing dan buang air besar atau disentri, " katanya.
 
 

Pewarta: Mansyur Suryana

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2022