Jakarta, (Antara News) - Sebanyak 500 siswa -  siswa memeriahkan peluncurkan komunitas dongeng anak Universitas Mercu Buana (UMB), Jakarta, dalam rangka membantu mengoptimalkan perkembangan psikologis dan kecerdasan anak secara emosional.

Ketua Panitia Festival UMB 5, Irmulan Sati di Jakarta, Sabtu, mengatakan, Komunitas dongeng anak didirikan dalam rangka menyikapi perkembangan pendidikan anak di usia sekolah dasar yang cenderung bermain dengan materi permainan tidak tepat.

Hal tersebut akan berdampak terhadap pola sikap anak yang egois, tidak memiliki daya imajinasi dan mengembangkan kreatifitasnya.

"UMB memfasilitasi dari sisi otak kreatif nya guna menumbuhkan daya nalar peserta didik, sekaligus membantu mengoptimalkan perkembangan psikologis dan kecerdasan anak secara emosional," katanya. 

Dalam peluncuran tersebut, sebanyak 500 siswa - siswi Sekolah Dasar dari  SDN Palmerah 17 Pagi Jakarta, SD Islam Al Chasanah Tangerang dan SDN Palmerah 15 Pagi Jakarta.

Dari keterangan Pers yang diperoleh, dalam acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang, Dr Tabrani MpD, guru pendamping sekolah perwakilan di Jakarta dan Tangerang serta beberapa orang tua siswa siswi.

Serta hadir sebagai narasumber dongeng Kak Hario, seorang pendongeng anak, yang menampilkan kisah dongeng budi pekerti kepada orang tua dan teman.

Serta ditampilkan atraksi seni gerak dari Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Amoeba Universitas Mercu Buana, yang menampilkan tema Green Living sesuai tema Festival UMB 5, “Bumiku Sayang”, yang mengungkapkan upaya untuk merawat dan jaga lingkungan sekitarnya, jagalah kebersihan dan buanglah sampah pada tempatnya.

Dimana penampilan mereka divisualisasi dengan dongeng dan pernik pernik kapal, awan, pohon, gedung, matahari dan lingkungan hijau. Dimeriahkan juga dengan Tari Lenggang Kipas, persembahan dari Sanggar Tari SLB 06 Meruya Selatan.***3***

Pewarta:

Editor : Ganet Dirgantara


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2012