Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tangerang menyatakan satu orang calon haji dari kelompok terbang (kloter) 5 Embarkasi Banten tertunda keberangkatan ke Tanah Suci akibat mengalami sakit.

"Kemarin itu ada yang sakit ternyata, akhirnya berobat dulu," ucap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim di Tangerang, Selasa.

Hal ini diketahui, berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan yang ada di Embarkasi Cipondoh, Banten pada Sabtu (25/4) lalu.

"Nanti ketika memang sudah dinyatakan sehat calon haji tersebut bisa berangkat. Jadi sementara ditunda keberangkatannya," katanya.

Baca juga: PPIH intensifkan edukasi jamaah hadapi cuaca panas di tanah suci

Ia menjelaskan, selain satu jamaah yang mengalami penundaan, terdapat pula calon haji asal daerahnya yang batal diberangkatkan karena alasan kesehatan dan meninggal dunia. Namun, bagi jamaah yang wafat, porsinya akan segera diproses untuk dilimpahkan kepada ahli waris.

Hasyim mengungkapkan, untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun ini terdapat 764 calon haji yang berasal dari dua kloter telah diberangkatkan ke Madinah, Arab Saudi.

"Untuk hari ini dari kloter 7 pemberangkatan kedua dari Kabupaten Tangerang jumlah 380 orang," tuturnya.

Untuk tahun ini, Kabupaten Tangerang akan memberangkatkan 2.090 orang untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

"Kuota keseluruhan 2.304 orang. Namun yang melunasi 2.228 orang. Dari jumlah itu ada yang berangkat dari luar Kabupaten Tangerang, jadi total semuanya di Kabupaten Tangerang hanya 2.090 orang," kata dia.

Baca juga: Dubes Arab Saudi cek layanan Fast Track haji di Bandara Soetta



Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026