Tangerang (ANTARA) - Layar Digi menghadirkan bioskop mini pertama di Indonesia yang berada di dalam gerai retail Alfamart Gading Serpong Tangerang, Banten sebagai alternatif hiburan baru untuk masyarakat dengan harga yang murah yakni Rp15 ribu.
"Hadirnya bioskop mini di Alfamart yang dioperasikan Layar Digi ini menjadi bukti bahwa ruang ritel kini terus berkembang, tidak hanya sebagai tempat transaksi, tetapi juga sebagai destinasi hiburan yang menyatu dengan kebutuhan sehari-hari," kata CEO Layar Digi Victor Timothy usai peresmian bioskop mini di Serpong Tangerang, Rabu.
Ia menjelaskan pada tahap awal ini, bioskop mini berada di Ruko Agricola, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang yang resmi diluncurkan pada hari ini.
Baca juga: Iklan pemerintah di bioskop bentuk transparansi publik
Untuk harga tiket hari Senin hingga Jumat, ditetapkan sebesar Rp15 ribu, lalu akhir pekan Rp20 ribu. Film yang disajikan biasanya sudah turun dari bioskop-bioskop besar karena konsepnya mikro sinema.
Lalu karena minat dan respon masyarakat sebelum resmi dibuka sangat besar, maka pihaknya menargetkan pembukaan 50 titik bioskop mini lainnya pada 2026.
"Selama kita melakukan masa ujicoba, tingkat keterisian sangat tinggi di atas 90 persen. Bahkan antrian sangat panjang sebab tiket di beli langsung di gerai Alfamart. Sedangkan kursi hanya tersedia 31 seat. Maka itu ke depan akan kita perbanyak dengan konsep sama yakni bioskop mini," katanya.
Terkait ide menghadirkan bioskop mini di retail, Timothy mendapatkan inspirasi saat jalan - jalan ke Bogor dan bertemu anak - anak di sana yang hanya mengaku hiburannya jajan di minimarket.
Baca juga: Direktur Balinale jadi juri kompetisi internasional di Kanada-Amerika
Anak - anak itu mengaku nyaman ke minimarket karena terdapat AC dan banyak layar-layar. Kalaupun pergi ke Mall, jaraknya sangat jauh dan tidak paham parkir kendaraan. Ada yang juga pernah ke bioskop, tetapi mereka tak bisa membeli makan atau minum karena harganya yang mahal
"Setelah itu kemudian, kami membuat konsep mini cinema dengan harga terjangkau agar bisa dijangkau semua kalangan masyarakat," ujarnya.
Corporate Affairs Director Alfamart Solihin menambahkan sejak masa pre-launch, bioskop mini ini mendapat sambutan positif dari pengunjung. "Ini yang pertama, retail mengelola bioskop," katanya.
Baca juga: Industri film Indonesia butuh perlindungan negara
Ia menuturkan, kolaborasi ini bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menciptakan pengalaman baru yang lebih dekat, praktis, dan bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.
Alfamart berperan sebagai penyedia ruang usaha komersial, khususnya pada area lantai dua yang memenuhi kriteria teknis bangunan. Sementara itu Layar Digi yang bertanggung jawab penuh atas operasional dan pengelolaan mikro cinema, termasuk layanan kepada konsumen.
"Bioskop mini ini menyajikan film Indonesia pilihan yang relevan untuk ditonton semua kalangan," ujarnya.
Baca juga: Syuting film Korea berikan dampak positif promosi Kota Tangerang
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026