Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah menyiapkan program mudik gratis lintas moda transportasi untuk memperkuat layanan angkutan Lebaran 1447 Hijriah, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi utamanya roda dua selama periode mudik.

Dudy mengatakan sejumlah program mudik meliputi angkutan sepeda motor menggunakan truk, yang mana pendaftar telah mencapai 172 unit, dari total kuota sebanyak 240 sepeda motor.

"Kenapa sepeda motor? Diharapkan dengan kita memberikan fasilitas (mudik gratis) paling tidak kita mengurangi penggunaan sepeda motor di jalan," kata Menhub di Jakarta, Jumat (6/3) malam.

Kemudian pendaftar layanan angkutan motor gratis dengan menggunakan kereta api (Motis) telah mencapai angka 9.529 unit dari total kuota sebanyak 11.900 sepeda motor. Sedangkan jumlah penumpang yang telah mendaftar sebanyak 18.382 orang dari total kuota sebanyak 28.196 penumpang.

Baca juga: Mobil diproyeksikan dominasi angkutan Lebaran 2026

Ia juga menyampaikan perkembangan pendaftar mudik gratis menggunakan bus telah mencapai angka 15.550 orang, dari total kuota sebanyak 15.834 penumpang hingga Kamis (5/3).

Kemudian, untuk mudik gratis dengan kapal laut, Kemenhub menyediakan kuota sebanyak 69.232 penumpang untuk semua jalur lintasan di seluruh wilayah Indonesia. Adapun hingga Jumat merupakan hari pertama pendaftaran, di mana jumlah peserta yang mendaftar mencapai 5.933 orang.

Lebih lanjut, terkait perkembangan penjualan tiket pesawat pasca diberlakukannya stimulus oleh pemerintah, data menunjukkan untuk penerbangan domestik pada periode 13-29 Maret 2026 jumlah tiket yang telah terjual mencapai angka 1.767.574 kursi.

Adapun tiga rute penerbangan dengan jumlah penjualan tertinggi, yakni Jakarta-Denpasar, Jakarta-Medan, dan Jakarta-Padang.

Baca juga: Kantor Kejaksaan hingga Kodim sediakan penitipan kendaraan musim mudik

Ia mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program mudik gratis dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat menekan penggunaan kendaraan pribadi selama masa libur Lebaran.

"Begitu pun dengan diskon tiket pesawat, semoga stimulus ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau,” katanya.

Ia berharap penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan sesuai rencana. 

Lebih lanjut dia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang intens dengan seluruh pemangku kepentingan, baik kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga operator transportasi dalam menyukseskan angkutan Lebaran.

"Saya optimistis pergerakan masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali,” katanya.

Baca juga: Polres Cilegon perketat pengawasan surat muatan barang jelang mudik

Adapun Kementerian Perhubungan memproyeksikan pergerakan penumpang Lebaran 2026 diperkirakan turun sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dari 146,4 juta orang menjadi sekitar 143,9 juta orang.

Puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada 16 Maret dan 18 Maret, setelah pihaknya mengusulkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk membantu mengurangi kepadatan arus mudik dan kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu untuk arus balik Lebaran, pemerintah mengusulkan penerapan WFA pada 25, 26, dan 27 Maret setelah masa cuti bersama Idul Fitri berakhir.

Baca juga: Lion Group antisipasi potensi tabrak burung untuk tingkatkan keselamatan



Pewarta: Muhammad Harianto
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026