Tangerang (ANTARA) - Sebanyak 150 keluarga balita di Cikupa mengikuti rangkaian kegiatan edukatif dan layanan kesehatan yang digelar Alfamidi bersama Sari Husada Mahardika (SGM Eksplor) dalam upaya mendorong terwujudnya kesehatan ibu dan anak di Indonesia. 

Corporate Communication Manager Alfamidi Retriantina Marhendra mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen Alfamidi dalam mendukung tumbuh kembang generasi masa depan.

“Edukasi gizi seperti ini memberikan dampak langsung bagi masa depan generasi Indonesia. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kami ingin membantu para orang tua memahami pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dini,” kata Retriantina.

Kegiatan ini menghadirkan edukasi dari tenaga kesehatan, Bidan Wiwi dari Desa Kukuh. Selain itu, peserta mendapatkan layanan monitoring tumbuh kembang anak, konsultasi kesehatan balita, serta edukasi mengenai gizi seimbang dan pentingnya zat besi.

Baca juga: Komunitas bank sampah diajak kelola sampah organik jadi eco enzyme

Tak hanya itu, kegiatan juga dilengkapi dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta sesi interaktif sebagai ruang diskusi para orang tua dengan tenaga kesehatan terkait kebutuhan gizi dan kesehatan anak. 

Ia menambahkan kolaborasi melalui program edukasi keluarga balita telah menyapa keluarga sehat di 46 titik yang tersebar di seluruh cabang di Indonesia.

"Lebih dari 6.000 ibu dan anak tercatat menerima manfaat dari program tersebut. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan edukasi langsung seputar pemenuhan gizi anak, khususnya pada masa tumbuh kembang balita," katanya.

Salah satu peserta, Siti, mengatakan kegiatan ini sangat membantu para orang tua dalam memahami kebutuhan gizi anak. 

“Kegiatannya lengkap, mulai dari edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang, sampai konsultasi kesehatan. Jadi orang tua benar-benar terbantu dan lebih paham cara menjaga kesehatan anak sejak dini,” ujarnya.

Baca juga: Jalin kemitraan dengan Alfamidi, UMKM catatkan pendapatan signifikan



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026