Tangerang (ANTARA) - Enam Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Tangerang, Banten, yang mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 pekan lalu, mendapatkan potensi kerja sama untuk pengiriman produk-produknya ke luar negeri seperti Amerika Serikat, Maladewa, hingga China.
"Ke enam IKM ini telah berdiskusi langsung dengan para calon potensi pembeli dari berbagai negara. Setelah ini, mereka akan terus melakukan follow up sampai dengan sepakat untuk melakukan ekspor ke negara-negara calon pembeli," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang Suli Rosadi, di Tangerang, Selasa.
Adapun produk unggulan Kota Tangerang yang dihadirkan dalam ajang TEI 2025 seperti handuk, fiber glass, hingga rempah dan kopi.
Baca juga: Handuk hingga rempah jadi unggulan Tangerang di Trade Expo Indonesia
Ia menjelaskan potensi kerja sama pun terjadi dengan berbagai perusahaan dari kota/provinsi di Indonesia. Hal tersebut, menjadi potensi besar bagi pelaku IKM di Kota Tangerang.
"TEI 2025 menjadi ajang untuk para pelaku usaha menampilkan produk-produknya. Terlebih, pada kegiatan ini banyak sekali para calon pembeli dari berbagai negara, bukan hanya dari calon pembeli lokal. Ini dapat menjadi salah satu upaya agar pelaku usaha di Kota Tangerang dapat naik kelas dan melebarkan pasarnya ke kancah internasional," ujarnya lagi.
Diharapkan, IKM di Kota Tangerang terus meningkatkan kualitas produk usahanya, sehingga dilirik oleh berbagai negara di dunia.
"Mudah-mudahan, dengan diliriknya IKM Kota Tangerang dapat menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk meningkatkan kualitas produk usahanya masing-masing. Kami yakin, produk dari Kota Tangerang mampu bersaing," katanya pula.
Baca juga: Perusahaan Timur Tengah minati ekspor rempah produksi Nekaboga
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti mengatakan pameran internasional Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di Tangerang, Banten, pada 15-19 Oktober 2025 dikunjungi 34.550 orang dari 131 negara atau melampaui target sebanyak 30.000 pengunjung.
Khusus, pembeli luar negeri, tercatat sebanyak 8.045 orang dari 130 negara dengan jumlah terbanyak berasal Malaysia 769, Tiongkok 605, India 594, Nigeria 509, dan Mesir 406 orang.
"Untuk TEI tahun ini, mencatat transaksi sebesar 22,8 miliar dolar AS atau setara dengan Rp376,2 triliun sampai Minggu (19/10) pukul 13.00 WIB," ujar Roro.
Baca juga: Kota Tangerang usung "3G Series Investment" untuk percepatan ekonomi
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026