Merak (Antara News) - Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak pada H-3 Lebaran menyeberangkan penumpang menuju Pulau Sumatera sebanyak 84.239 orang melalui pengoperasian 34 kapal Ro-Ro.
Berdasarkan data di Posko PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak pukul 08.00 WIB, Kamis (22/6) hingga pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang pejalan kaki mencapai 14.520 orang.
Sedangkan penumpang di atas kendaraan sebanyak 70.719 orang.
Kendaraan roda 4 yang menyeberang sebanyak 9.945 unit dan kendaraan roda dua 5.467 unit.
Jumlah truk yang menyeberang sebanyak 1.173 unit dan 448 bus.
"Kami memperkirakan puncak arus mudik Lebaran akan terjadi Kamis malam hingga Jumat (23/6) dinihari," kata Kapolres Cilegon AKBP Romdhon Natakusumah di Merak, Kamis.
Menurut dia, puncak arus mudik terpantau sejak Rabu (21/6) dini hari kondisi Pelabuhan Merak padat hingga terjadi antrean kendaraan di jalan Cikuasa Atas.
Bahkan, saat ini pemudik pejalan kaki maupun penumpang kendaraan terus berdatangan menuju Pelabuhan Merak.
"Kami minta petugas di lapangan agar arus lalu lintas berjalan lancar," katanya.
Ia mengatakan pihaknya juga menyiagakan petugas untuk memberikan pengamanan bagi pemudik lebaran agar selamat sampai tujuan.
Pengamanan arus mudik lebaran merupakan komitmen kepolisian dari ancaman premanisme, tukang palak, calo, penjambret, begal, hipnotisme dan kejahatan lainnya.
"Kami menyeberangkan para petugas untuk melindungi pemudik dari kejahatan itu," katanya.
Sementara itu, sejumlah pemudik pejalan kaki mengatakan mereka merasa nyaman setelah tiba di Pelabuhan Merak berjalan lancar meski terjadi kepadatan kendaraan.
"Kami berangkat dari Terminal Rambutan Jakarta dan tiba di Pelabuhan Merak relatif aman dan langsung bisa diseberangkan menuju Pelabuhan Bakauheni," kata Ahmadin, seorang pemudik bertujuan Lampung Utara.
Pewarta: Mansyur: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.