Tangerang (Antara News) - Tangcity sebagai superblok terintegrasi kembali melengkapi kawasannya  dengan segera beroperasinya hotel Amaris.

"Sebelumnya kami telah mengoperasikan hotel Novotel Tangerang dengan hadirnya hotel Amaris maka akan terdapat 519 kamar hotel di Tangcity superblok," kata Vice President Director PT Pancakarya Griyatama Calvin Lukmantara di Jakarta, Sabtu.

Calvin mengatakan, hotel Amaris Tangerang yang dikelola group Santika memiliki tinggi 6 lantai ditargetkan dapat beroperasi pada Juni 2014, saat ini telah menyelesaikan pekerjaan penutupan atap. 

Menurut Calvin  beroperasinya Novotel dan Amaris masing-masing memasok 266 dan 253 unit kamar merupakan antisipasi perluasan bandara Soekarno Hatta, yang berarti semakin meningkatnya lalulintas udara di bandara ini.

Calvin mengatakan, Tangerang saat ini masih kekurangan kamar hotel, kehadiran Novotel dan Amaris sendiri memiliki pasar yang berbeda sehingga keduanya justru akan saling mengisi.

Calvin  mengatakan, kehadiran Sudirman One di Tangcity  merupakan kondotel  ditujukan untuk  tamu yang akan tinggal dalam jangka waktu lebih  lama (3 bulan sampai 1 tahun).

Calvin menjelaskan Amaris merupakan proyek keempat, menyusul Sudirman One dan Tangcity Residence masing-masing merupakan proyek kelima dan keenam Tangcity Superblok, progress pembangunan keseluruhan 67 persen,

"Target kami setelah buka hunian hotel Amaris bisa 60 -67 persen, sedangkan rata-rata tingkat hunian hotel di Tangerang nencapai 90 persen," ujar Chris Valendra Project Manager Hotel Amaris Tangerang..

Lebih jauh Calvin menjelaskan, Tangcity superbloks terdiri dari business park, mall, hotel (Novotel dan Amaris), Sudirman One, dan residence (hunian), jelas dia.

"Hotel nantinya dilengkapi dengan 2 ruang pertemuan, lobby, serta deretan resto dan cafe bernuansa out door," ujar Calvin.

Tangcity Business Park diharapkan menjadi  CBD kota  Tangerang meningat lokasinya yang strategis yakni diapit jalan Sudirman, jalan Perintis Kemerdekaan, dan jalan M. Yamin, bahkan Tangcity sendiri diharapkan menjadi basis ekonomi, perdagangan, dan ritel.


 




Editor : Ganet Dirgantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026