Jakarta (ANTARA News) - Bank Tabungan Negara menyiapkan Rp3,6 miliar untuk program mengentaskan kemiskinan di desa dan kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Siaran pers yang diterima ANTARA, Rabu, menyebutkan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri BUMN yang dilakukan secara serentak bersama BUMN lainnya di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank BTN Iqbal Latanro menandatangani nota kesepahaman program pengentasan kemiskinan desa dan kota oleh BUMN di Mataram, NTB, Kamis 27 September 2012.

Iqbal  dalam siaran pers tersebut menjelaskan dalam kegiatan di NTB tersebut Bank BTN ditunjuk sebagai kordinator bekerja sama dengan Universitas Mataram (UNRAM) selaku pelaksana.

Berdasarkan hasil pemetaan dari UNRAM dan koordinasi dengan BUMN-BUMN di Wilayah NTB, setidaknya terdapat 36 desa di 23 kecamatan dan 9 kabupaten yang akan dilakukan program pengentasan kemiskinan desa dan kota. Sementaraitu terdapat 22 BUMN yang ditunjuk oleh Kementerian BUMN untuk bersama-sama melakukan kegiatan mulia tersebut untuk mengentaskan kemiskinan desa dan kota di wilayah NTB

Apa yang dilakukan Bank BTN bersama BUMN lainnya di wilayah NTB tersebut merupakan tindak lanjut surat dari Kementerian BUMN No.SE-04/MBU.5/2012 tanggal 11 Mei 2012 tentang Wilayah Binaan dan BUMN Koordinator PKBL tahun 2012.

Iqbal menegaskan, kegiatan program pengentasan kemiskinan desa dan kota yang lakukan Bank BTN dan BUMN lainnya  merupakan implementasi dan tindak lanjut dari surat edaran tersebut.

Sebagai pilot project, Bank BTN telah menetapkan 6 desa pilihan dari 36 desa yang menjadi target dalam program tersebut. Pada desa-desa tersebut Bank BTN menerapkan Program ¿Lingkungan Harmoni BTN¿ yaitu Program kegiatan PKBL ¿ CSR yang memiliki sasaran lingkungan pada pemberdayaan masyarakat dan berfokus pada kegiatan secara terpadu serta berkesinambungan melalui kegiatan antara lain :

Penataan lingkungan, pembangunan kandang ternak, pembangunan saluran drainase lingkungan, pembangunan MCK, Sarana kesehatan, Penghijauan dan Beasiswa untuk anak tidak mampu.

Pemberdayaan Masyarakat, pelatihan ketrampilan Peternak/Petani/Masyarakat, Pembangunan prosesing pupuk organik, Pengembangan produk olahan tahu dan tempe serta Peternakan sapi.

BTN menyiapkan anggaran Rp.3,6 Miliar dalam program Harmoni tersebut. Anggaran ditujukan khusus untuk enam desa yang menjadi binaan Bank BTN di wilayah NTB, jelas Iqbal Latanro.

Sementara untuk 30 desa lainnya akan ditangani oleh 21 BUMN lainnya yang berada di wilayah NTB dengan alokasi dana yang telah disiapkan oleh masing-masing BUMN tersebut.

BUMN lain diantaranya BRI, BNI, Pertamina, Mandiri, Telkom, Angkasa Pura I, Pos Indonesia, Jamsostek, Pelindo III, Jasa Raharja, Jasindo, Petrokimia Gresik, Taspen, Askes, Pegadaian, Waskita Karya, Nindya Karya, Garuda Indonesia, ASDP, Pupuk Kaltim, dan Sang Hyang Seri.

Iqbal berharap kegiatan yang dikoordinir Bank BTN bersama BUMN lainnya diwilayah NTB dapat membantu khususnya Masyarakat NTB untuk lebih meningkatkan kesejahteraannya berkualitas, kreatif dan terbebas dari kemiskinan khususnya bagi warga miskin desa dan kota.

Proyek ini diharapkan akan menjadi contoh dalam peningkatan kesejahteraan dan pengembangan kualitas hidup masyarakat miskin di wilayah lainnya diseluruh Indonesia, kata Iqbal.


Editor : Ganet Dirgantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026