Ulama Jawa Barat (Jabar) sekaligus pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym mengapresiasi keberadaan Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar.

Saat ditemui usai mengunjungi Jabar Command Center (JCC) di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis, Aa Gym juga mengapresisi rencana peluncuran aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar atau disingkat Pikobar tersebut. 

Dia berharap dengan adanya aplikasi tersebut penanganan dan pencegahan penularan COVID-19 di Jabar berjalan lancar.

Selain itu Aa Gym juga berharap aplikasi tersebut dapat memberikan pemahaman pada masyarakat luas terkait kondisi umum COVID-19 dan penanggulangannya.

“Saya sangat berterimakasih, sebagai warga Jawa Barat juga yang memang sengaja hadir di sini untuk bertukar pikiran, karena yakin bahwa ujian ini hanya bisa diselesaikan kalau ada kerja sama dari berbagai pihak,” katanya.

“Mudah-mudahan aplikasi yang sebentar lagi bisa dilaunching ini bisa dimiliki oleh semua warga Jawa Barat, sehingga kita paham terhadap keadaan dan paham apa yang harus kita lakukan bersama,” ujar dia.

Aa Gym juga mengajak masyarakat untuk menyamakan pandangan bahwa COVID-19 merupakan ujian yang tidak mudah. Untuk menanganinya, kata dia, semua pihak mesti berkerjasama.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau yang lebih akrab disapa Kang Emil menambahkan pada aplikasi Pikobar tersebut akan menampilkan peta persebaran COVID-19.

"Bisa di-klik sampai kelurahan mana supaya kita waspada, update harian supaya enggak usah nanya-nanya kemana-mana. Kemudian juga di situ ada emergency kontak ke mana, kalau mau kirim bantuan kontak ke mana, semua dalam satu aplikasi,” kata Kang Emil.

“Mudah-mudahan sumbangan dari anak-anak yang ada di sini, kerja keras siang malam saya tugaskan, bisa bermanfaat buat pencegahan penularan (COVID-19) di Jawa Barat pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya,” katanya.

Setelah mengunjungi JCC, Kang Emil dan Aa Gym membersihkan Masjid Al-Mutaqqin yang berada di Gedung Sate, Kota Bandung.
 

Pewarta: Ajat Sudrajat

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2020