Event tahunan pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yakni 'Sampit Ethnic Carnival' akan menyuguhkan kemeriahan bagi masyarakat dan wisatawan yang menyaksikan acara yang digelar Minggu (15/12) besok.

"Acara ini melibatkan kurang lebih 750 orang, itu jumlah keseluruhan peserta pada semua lomba, panitia, tim tari, pengisi acara, pemusik dan lainnya. Mudah-mudahan acara berjalan lancar dan meriah," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotawaringin Timur Fajrurrahman di Sampit, Sabtu.

'Sampit Ethnic Carnival' dipusatkan di Taman Kota Sampit. Saat ini panggung besar sudah berdiri dan terus dipersiapkan untuk digunakan besok.

Jalan di depan Taman Kota Sampit pun sudah ditutup karena didirikan panggung untuk acara tersebut. Panitia terlihat terus mempersiapkan pelaksanaan event yang banyak ditunggu masyarakat.

Seperti biasa, peserta 'Sampit Ethnic Carnival' akan muncul di panggung dan melintasi panggung kehormatan, selanjutnya berjalan menyusuri jalan kota dengan rute yang sudah ditetapkan panitia. Kegiatan ini diharapkan juga bisa menghibur masyarakat dan wisatawan yang menonton.

Kegiatan ini juga diramaikan bazar produk usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM. Panitia menyiapkan lapak di area parkir selatan Taman Kota Sampit, bahkan sejak kemarin beberapa pelaku UMKM sudah mulai berjualan karena lokasinya memang strategis dan banyak dilewati masyarakat.

"Kami mengajak masyarakat beramai-ramai menyaksikan acara ini. Kami juga berharap ini membawa manfaat besar bagi sektor pariwisata, pelaku UMKM dan masyarakat kita," kata dia.

'Sampit Ethnic Carnival' 2019 dengan tema 'Inland Culture of Dayak' atau budaya pedalaman Suku Dayak. Panitia menetapkan tiga sub kategori yang bisa dipilih yaitu Jungle Fest atau tumbuhan dan hewan, Cultural Tradition atau tradisi budaya dan Authentic Betang House atau keaslian rumah betang.

Kategori yang diperlombakan yaitu kostum carnival tiga sub kategori, body painting motif pedalaman, busana pengantin pedalaman, tari daerah pedalaman dan lomba fotografi.

Lomba dibagi untuk dua kelompok yaitu kelompok pelajar dan mahasiswa serta kelompok umum atau SOPD. Panitia menyiapkan hadiah dengan total Rp35 juta.

Fajrurrahman menjelaskan, Sampit Etnik Carnival merupakan salah satu event tahunan pariwisata yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kegiatan ini bertujuan menjaga dan melestarikan budaya, persatuan dan kesatuan serta memotivasi semangat budaya di kalangan generasi penerus bangsa. Sampit Ethnic Carnival merupakan event budaya yang menampilkan etnik Kotawaringin Timur yang juga bertujuan mendatangkan wisatawan nusantara dan mancanegara.

Pewarta: Kasriadi

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2019