Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Serang untuk kembali mengevaluasi diri dan terus meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW, serta tidak menjadikan momen Maulid hanya seremonial semata, tetapi harus dijadikan sarana introspeksi diri.

”Sudah sejauh mana  kita meneladani dan mengikuti sifat-sifat serta ajaran Nabi Muhammad SAW. Pada kesempatan ini, semoga menjadi waktunya bercermin, introspeksi diri, jangan introspeksi orang lain, nanti jadi persoalan, Introspeksilah diri masing-masing,” kata Tatu saat sambutan pada Tablig Akbar dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman Masjid Miftahul Jannah, Kampung Pasir Asem, Desa Majasari, Kecamatan Jawilan, Kamis  malam.

Tatu juga mengajak dirinya sebagai kepala daerah dan jajarannya, dan pemerintah kecamatan, kepala desa, serta seluruh masyarakat, untuk sama-sama introspeksi diri, sejauh mana telah mengikuti yang diajarkan Rasulullah SAW.

”Jadi apa yang diucapkan oleh Nabi sesuai dengan apa yang dilakukan. Itu patut kita teladani,” ujar Tatu. 

Tatu menambahkan, salah satu sifat Nabi Muhammad adalah amanah atau dapat mengembah kepercayaan dengan baik, sifat itu merupakan modal hidup dalam bermasyarakat.

“Sama halnya pemimpin amanah, buat saya penting pemimpin amanah dan masyarakat percaya, maka akan mudah untuk membangun. Sifat amanah ini kita teladani bersama, mulai dari saya sampai kepada masyarakat,” katanya.

Selanjutnya kata Tatu, sifat Nabi yang harus diteladani adalah yang selalu mengajak kepada kebenaran.

”Dan selanjutnya cerdas, sifat Nabi ini harus kita teladani. Saya selaku kepala daerah wajib membuat masyarakat menjadi cerdas, membuat skala prioritas program periode saya saat ini, yakni meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Serang,” tuturnya.   

Usai memberikan sambutan, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang ini tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia memilih duduk kembali beralaskan karpet bersama ribuan warga, untuk mendengarkan lantunan ayat suci Alquran dari qori Internasional KH Mu’min Ainul Mubarok dari Tasikmalaya, yang dilanjutkan mendengarkan tausiyah yang disampaikan penceramah KH Asep Mubarok dari Karawang, Jawa Barat hingga pukul 23.30 WIB. 

Pewarta: Lukman Hakim

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2019