Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengoptimalkan layanan bus jemputan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah strategis menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan melakukan efisiensi anggaran operasional.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi, di Serang, Jumat, mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan upaya transformasi budaya kerja aparatur pemerintah menuju sistem yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
"Kebijakan ini tidak hanya berdampak pada penghematan anggaran. Ini untuk mengurangi penggunaan BBM dan kendaraan dinas secara signifikan," kata Deden.
Baca juga: Guna hemat BBM, Bupati Tangerang dorong ASN manfaatkan kendaraan umum
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya Pemprov Banten tidak melakukan pengadaan atau penambahan armada baru. Pemerintah daerah berfokus pada pemanfaatan bus yang sudah ada secara maksimal agar mobilitas keberangkatan dan kepulangan pegawai menjadi lebih efektif.
Saat ini, layanan angkutan tersebut telah beroperasi secara bertahap untuk melayani rute perjalanan ASN dari berbagai wilayah kabupaten dan kota menuju Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten di Kota Serang.
"Beberapa rute sudah berjalan. Ini akan terus kita evaluasi dan kembangkan sesuai kebutuhan dan kapasitas yang ada," ujarnya.
Baca juga: ASN Pemprov Banten wajib presensi digital meski WFH
Guna mendukung kebijakan efisiensi transportasi secara masif, Sekda juga mengimbau para pegawai yang tinggal berdekatan atau berada dalam satu kompleks perumahan agar membiasakan berangkat ke kantor bersama-sama.
Di samping itu, para pegawai juga diimbau beralih menggunakan transportasi umum, sepeda, maupun kendaraan listrik.
Langkah penghematan ini sejalan dengan arahan Gubernur Banten Andra Soni yang sebelumnya menegaskan komitmen Pemprov Banten dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Gubernur memastikan, hasil efisiensi dari penekanan belanja operasional dan energi tersebut nantinya akan dialihkan secara langsung untuk membiayai program-program prioritas yang menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Baca juga: Pemprov Banten hemat Rp200 miliar dari pemangkasan perjalanan dinas ASN
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026