Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten, membubarkan kerumunan remaja yang diduga menggelar aksi balap lari di kawasan pusat pemerintahan kabupaten (Puspemkab) Tangerang tepatnya di Alun-alun Tigaraksa.

Upaya tegas tersebut, dilakukan petugas kepolisian sebagai upaya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban umum di kawasan objek vital tersebut.

"Kegiatan yang dibubarkan pada aksi dini hari ini adalah balap lari antar individu dan bukan balap liar menggunakan kendaraan bermotor. Jadi kami tindak tegas," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah di Tangerang, Rabu.

Baca juga: Cegah provokasi tawuran, Polisi Tangerang perkuat patroli siber

Ia mengatakan, aktivitas yang dinilai sebagai potensi mengganggu ketertiban umum juga telah membahayakan keselamatan peserta maupun pengguna jalan lainnya. Sebab, katanya, arena yang digunakan juga merupakan jalan raya utama lalu lintas kendaraan.

Dia menerangkan, informasi adanya kerumunan massa di lokasi diterima saat piket fungsi yang tengah melaksanakan patroli rutin.

Setelah mendapat informasi itu, petugas langsung bergerak menuju titik yang dimaksud untuk melakukan pengecekan.

"Petugas mendapati sejumlah orang berkumpul di badan jalan. Aparat kemudian memberikan imbauan secara persuasif agar massa membubarkan diri. Serta tidak melaksanakan kegiatan balap lari yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas," jelasnya.

Baca juga: Polisi gagalkan rencana tawuran sejumlah remaja di Kibin Serang

Indra menegaskan, setiap bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terlebih dilakukan pada dini hari di ruang publik, akan ditindak secara humanis namun tegas.

"Bisa mengganggu pengguna jalan lain dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan," ujarnya.

Dia menambahkan, petugas akan tetap mengedepankan langkah persuasif dan preventif. Tujuannya bukan semata membubarkan, tetapi mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

"Kami mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan energi dan hobi pada kegiatan positif dan terorganisir," kata dia.

Baca juga: Ada 18 titik rawan aksi tawuran saat Ramadhan di Tangerang

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026