Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Kondisi arus lalu lintas (lalin) di jalur arteri Tangerang-Serang menuju Merak, Banten pada Selasa (17/03) malam di H-4 menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi mulai dipadati oleh pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat.
Kepadatan kendaraan tersebut, terpantau sejak pukul 21.30 WIB, dengan didominasi oleh ratusan pengendara sepeda motor bermuatan barang yang dikemas dalam kardus dan tas dari arah Jakarta menuju Merak.
Kendaraan yang melalui jalur arteri Kabupaten Tangerang itu lebih ramai bila dibandingkan dengan hari sebelum memasuki masa cuti libur Lebaran pada 18 Maret 2026.
Baca juga: Hindari kelelahan, pemudik sepeda motor pilih perjalanan malam hari
Adapun kepadatan lalu lintas kendaraan mudik terjadi di beberapa titik, seperti di sekitar area pusat perbelanjaan, pasar Cikupa termasuk di sekitar lampu merah Tigaraksa yang menuju arah Serang-Merak.
Selain itu, kondisi arus kendaraan dari arah sebaliknya yaitu Serang menuju Jakarta yang melalui jalur arteri terpantau ramai lancar. Namun, kendaraan-kendaraan yang melintas ke arah Jakarta itu lebih didominasi juga kendaraan pribadi sepeda motor dan roda empat.
Dengan kondisi peningkatan traffik volume kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Merak-Ciwandan ini menjadi perhatian dari petugas kepolisian di lapangan. Dimana, polisi mulai memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas melalui pengalihan arus guna mengurai kemacetan dan penumpukan.
Baca juga: Kisah Verri Sanovri, mudik bersepeda ke Palembang sejak 2018
Sementara itu, Kepala Pospam Terpadu Citra Raya AKP Joko Pamungkas menyampaikan bahwa arus lalu lintas kendaraan pemudik yang melintasi jalur arteri saat ini telah mengalami peningkatan sekitar 30 persen dibandingkan periode puncak arus mudik lebaran periode yang sama.
"Untuk volume kendaraan arus mudik saat ini terpantau sejak sore pukul 20.45 WIB sampai sekarang mulai meningkat. Tetapi kondisinya masih terkendali tidak ada hambatan," ungkapnya.
Ia bilang, jalur arteri Tangerang ini merupakan salah satu jalur tersibuk, karena semua kendaraan pemudik menuju pelabuhan Merak dan Ciwandan harus melintas melalui Jalan Raya Serang-Tangerang, baik dari Jakarta maupun sekitarnya.
Baca juga: Pemkot Tangerang siagakan petugas khusus perbaikan jalan periode mudik
Untuk kendaraan dari Jakarta menuju Sumatra, dikatakan dia, masih didominasi kendaraan roda dua dan rata-rata merupakan pemudik yang sedang melintas menuju pelabuhan penyeberangan.
Kemudian, traffik kepadatan volume kendaraan di jalur arteri Tangerang tersebut kemungkinan besar akan terjadi hingga Jumat tanggal 20 Maret dan untuk puncaknya terjadi pada 18 Maret 2026.
"Kemungkinan kepadatan kendaraan ini terjadi malam hari sampai besok, karena pada H-1 itu biasanya sudah berkurang," papar dia.
Baca juga: Menhub sebut puncak arus mudik motor di Ciwandan 18-19 Maret
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arifEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026