Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang kapal KM Intim Teratai rute Kupal Halmahera Selatan tujuan Kota Ternate, yang karam di perairan Pulau Makian, pada Selasa (17/2) dalam kondisi selamat.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani di Ternate, Rabu mengatakan, pihaknya menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata tiba di tempat karamnya kapal selanjutnya melaksanakan evakuasi terhadap para penumpang kapal yang sudah lompat ke laut untuk dibawa ke darat di Desa Sabale, Pulau Makian.

Sementara Kapal Polisi KP. Kie Besi serta Kapal KP. Wibisana yang juga tiba di lokasi bersama dengan Kapal KNP. 358 milik KSOP langsung melaksanakan bantuan untuk mengevakuasi korban untuk dibawa ke Pelabuhan Ahmad Yani dan Pelabuhan Perikanan Bastiong.

Baca juga: Pelabuhan Muara Angke padat, KKP lakukan penataan kapal

Sekitar pukul 16.20 WIT, seluruh korban berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dalam keadaan selamat dan diserahkan ke pihak keluarga masing-masing. Sedangkan korban yang mengalami cedera dibawa ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk penanganan medis lanjutan.

Setelah proses evakuasi korban dan didata oleh Tim SAR Gabungan. Penumpang dan awak kapal berjumlah sebanyak 246 Orang

Ia menambahkan, pukul 16.40 WIT, tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan evaluasi dengan hasil bahwa berdasarkan data manifes jumlah penumpang dan ABK tercatat sebanyak 149 orang, namun setelah dilakukan pendataan ulang oleh Tim SAR Gabungan jumlah korban yang dievakuasi tercatat sebanyak 246 orang,

Baca juga: Nelayan hilang di perairan Lontar Serang setelah jatuh dari kapal

Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat namun ada beberapa yang mengalami cedera patah tulang.

Sehingga, kata dia, dengan dievakuasinya seluruh korban dalam keadaan selamat maka operasi SAR selesai dan seluruh unsur terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Dirinya menyebut, unsur yang terlibat dalam pelaksanaan operasi SAR tersebut, Kantor SAR Ternate, Korem 152/BBL, Lanal Ternate, Polres Ternate, Polairud Polda Malut, Biddokkes Polda Malut, BPBD Kota Ternate, KSOP Ternate, KSOP Tidore, Tim Kesehatan Pulau Makian, RAPI Ternate, Dinkes Kota, Camat Pulau Makian, Para Nelayan Makian, Masyarakat Setempat dan Keluarga Korban.

Sementara Alut dan Palsar yang digunakan dalam pelaksanaan operasi sar. Kapal KN SAR 237 Pandudewanata, KNP 358 KPLP, KP. Wibisana, KP. Kie Besi, KP. XXX-2003, Speedboat Masyarakat, Rubber Boat, Ambulance, Palsar Evakuasi, Palsar Medis dan Palsar Komunikasi.

Baca juga: Kemenhub tambah kapal untuk mudik Lebaran di pelabuhan alternatif Banten

 

 

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026