Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan akhirnya menemukan nelayan yang hilang akibat kecelakaan kapal terbalik di perairan Dermaga Karangantu, Kota Serang, Banten, Jumat dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Basarnas Banten, Rizky Dwianto, di Serang, Jumat, mengatakan korban atas nama Wartono (35) ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB oleh nelayan yang turut membantu pencarian.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak kurang lebih 1,78 nautical mile dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka," ujar Rizky.

Baca juga: Tim SAR evakuasi jenazah nelayan di Perairan Lontar Serang

Rizky menjelaskan, insiden bermula pada Jumat (23/1) sekitar pukul 08.00 WIB. Kapal nelayan yang membawa tiga orang awak (Person on Board/POB) dihantam gelombang besar saat hendak memasuki Pelabuhan Karangantu hingga terbalik. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara Wartono, warga Kampung Karang Jaya, Kelurahan Kasemen, dilaporkan hilang.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Banten tiba di lokasi pukul 10.55 WIB dan membagi operasi pencarian menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) mulai pukul 13.00 WIB.

SRU I menyisir laut menggunakan kapal nelayan, SRU II melakukan pemantauan udara menggunakan drone thermal, dan SRU III menyisir area daratan di sekitar lokasi kejadian.

"Dengan telah ditemukan nya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup setelah dilakukan debriefing pada pukul 18.00 WIB. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," katanya.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Basarnas Banten, BPBD Kota Serang, BPBD Provinsi Banten, Polsek Kasemen, Polairud, KKP, serta Forum Potensi SAR Banten.

Baca juga: 15 WNA Filipina di selamatkan nelayan Buol di perairan Sulawesi

Pewarta: Desi Purnama Sari

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2026