Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, membidik penerapan digitalisasi kearsipan sebagai langkah strategis untuk mempercepat akses informasi sekaligus mengatasi keterbatasan ruang penyimpanan dokumen fisik di lingkungan pemerintahan daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana di Serang, Rabu, mengatakan kondisi arsip fisik saat ini terus menumpuk dan memakan banyak tempat karena belum maksimalnya langkah pemusnahan arsip lama.
"Arsip yang ada sekarang ini menumpuk dan agak susah diakses. Jadi, ke depannya kita tetap memerlukan digitalisasi, terutama untuk percepatan informasi dan penataan arsip agar lebih mudah," ujar Zaldi.
Zaldi menjelaskan kebutuhan ruang penyimpanan arsip terus membengkak seiring berjalannya waktu. Tanpa transformasi ke arah digital, tata kelola pemerintahan menjadi kurang efisien. Padahal, keberadaan arsip sangat vital, tidak hanya untuk administrasi, tetapi juga sebagai bukti perlindungan hukum bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kemudian hari.
Kendati saat ini regulasi teknis atau instruksi spesifik terkait tata kelola arsip digital belum sepenuhnya diberlakukan secara menyeluruh, Zaldi menegaskan bahwa arah kebijakan Pemkab Serang dipastikan menuju transformasi digital.
"Ke depan kita pasti akan digitalisasi, karena kebutuhan ruangan, akses informasi, dan penyebaran informasi terkait arsip itu diperlukan percepatan," katanya.
Baca juga: Bupati Serang minta pengusaha tambang patuhi Pergub jam operasional
Pernyataan tersebut disampaikan Zaldi usai menghadiri penganugerahan penghargaan Pemenang Lomba Tertib Arsip Perangkat Daerah/Kecamatan se-Kabupaten Serang Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) di Kecamatan Waringinkurung.
Dalam penilaian tertib arsip tahun ini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) meraih Juara 1 untuk tingkat perangkat daerah dengan nilai 73,88 persen. Sementara untuk tingkat kecamatan, Kecamatan Kibin meraih predikat terbaik dengan nilai 63,42 persen.
Kepala DPKD Kabupaten Serang Rahmat Fitriadi menambahkan kegiatan ini bertujuan membangun komitmen bersama agar seluruh OPD lebih peduli terhadap tata kelola arsip.
"Kami berharap ini menjadi momentum agar pengelolaan arsip menjadi lebih baik, tersusun rapi, dan mudah ditemukan saat dibutuhkan," ujarnya.
Baca juga: Pemprov Banten dukung percepatan penataan koridor ekonomi Kota Serang
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025