Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, menyepakati kerja sama dengan Pangkalan Udara (Lanud) Gorda untuk menata dan mengoptimalkan pengelolaan aset lahan seluas 700 hektare milik TNI AU di wilayah tersebut guna meningkatkan pelayanan publik dan pendapatan daerah.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah di Serang, Senin mengatakan, kolaborasi tata kelola aset ini menjadi fokus utama pertemuan, khususnya terkait keberadaan pasar tradisional yang saat ini beroperasi di atas lahan milik Lanud Gorda.
"Lanud Gorda meminta Pemkab Serang untuk menata pasar tradisional tersebut. Dengan penataan yang baik, keberadaan aset ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan pendapatan bagi daerah," ujarnya.
Baca juga: Protes truk tambang, warga blokade Simpang Bojonegara
Ia menegaskan bahwa sinergi ini penting agar aset negara yang ada di wilayah Kabupaten Serang dapat memberikan manfaat optimal bagi pelayanan masyarakat.
Sementara itu, Komandan Lanud Gorda, Letkol POM Moch Eka Wahyudi, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki lahan seluas 700 hektare yang sebagian besar merupakan lahan pertanian dan landasan pacu (runway), namun memiliki potensi strategis untuk dikembangkan.
"Kami membahas aset lahan yang sangat potensial jika dimanfaatkan, salah satunya yang kini digunakan untuk pasar tradisional. Kami menjajaki program apa yang bisa di kolaborasi untuk meningkatkan PAD," katanya.
Eka memastikan pihaknya siap menindaklanjuti tata kelola aset tersebut sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku, baik dalam bentuk kerja sama pemanfaatan maupun mekanisme lainnya.
"Pada dasarnya, TNI AU siap mendukung Pemerintah Kabupaten Serang melalui kolaborasi program yang terstruktur," pungkasnya.
Baca juga: Kota Serang jadi percontohan tes kompetensi ASN di Banten
Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025