Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten merencanakan pembentukan satuan tugas (Satgas) Angkutan Tambang guna menertibkan jam operasional truk tambang yang kerap menimbulkan kemacetan dan gangguan lingkungan.

"Aturan jam operasi akan diberlakukan seragam di seluruh wilayah. Saya minta dibentuk Satgas Angkutan Tambang. Jam operasinya jam 22.00 sampai jam 05.00, biar tidak ganggu anak sekolah dan pekerja," ujar Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, di Kota Serang, Jumat.

Menurut Dimyati, penertiban jam operasi angkutan tersebut penting karena aktivitas tambang sering menimbulkan persoalan sosial seperti jalan rusak, polusi debu, hingga kecelakaan lalu lintas.

"Banyak armada tambang tidak memenuhi ketentuan dasar. Kadang-kadang tambang itu tidak punya kantong parkir, tidak punya terpal, bawa truk kotor, keluar tidak disemprot dulu. Airnya kacau, rusak," katanya.

Baca juga: DPRD Banten dukung percepatan pergub pembatasan truk tambang di Bojonegara

Ia menegaskan Satgas Angkutan Tambang ini nantinya melibatkan berbagai instansi agar koordinasi pengawasan lebih efektif.

“Saya minta Satgas ini melibatkan kepolisian, kejaksaan, dinas perhubungan, ESDM, tenaga kerja, perindustrian, dan lingkungan hidup. Semua harus berkolaborasi,” ujar Dimyati.

Pembentukan satgas tersebut, menurut dia, juga merupakan bagian dari upaya menjaga citra Banten sebagai daerah tujuan wisata.

“Kita ini daerah wisata. Orang malas datang kalau banyak truk, macet, jalan rusak. Jadi perlu penataan yang serius,” ucapnya.

Baca juga: Kendaraan berat diusulkan lewat jalan tol, kurangi beban jalan umum

Ia menjelaskan aturan jam operasi harus disepakati bersama antara provinsi dan kabupaten/kota agar tidak menimbulkan tumpang tindih.

“Jangan nanti di satu daerah jam 07.00 di tempat lain jam 09.00. Begitu sampai sana macet lagi, jadi harus seragam,” katanya.

Dimyati berharap kebijakan ini dapat menekan gangguan lalu lintas sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

“Kita ingin tambang tetap jalan, tapi jangan sampai merugikan warga. Semua harus tertib dan beretika,” ujarnya.

Baca juga: Dikeluhkan warga, tim dibentuk atasi kemacetan truk di Bojonegara Serang

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025