Produsen cat PT Avia Avian memperluas penggunaan energi surya melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di dua pabrik utama yakni Serang di Banten dan Sidoarjo di Jawa Timur.

QA & Sustainability Manager Avian Brands Eko Hajar Prakoeswo di Tangerang mengatakan fasilitas di Sidoarjo, Jawa Timur menyumbang sekitar 730.726 kWh energi hijau yang setara dengan pengurangan emisi sekitar 568 ton CO atau 9.437 pohon tertanam. 

Sementara itu fasilitas di Serang, Banten menghasilkan estimasi 142.556 kWh energi bersih, mengurangi emisi sekitar 110 ton CO, atau setara dengan 1.841 pohon tertanam. 

“Penerapan PLTS Atap sejalan dengan komitmen keberlanjutan perusahaan yaitu roadmap ESG yang menyatakan target pengurangan emisi cakupan 1 & 2 sebanyak 50 persen pada tahun 2030. Kami memandang energi terbarukan sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya membantu mengurangi emisi, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional," kata Eko.

Baca juga: Percepat pengelolaan sampah, Wamen LH dorong pembangunan PLTS di Serang

Eko menambahkan dengan total kapasitas yang diperkirakan mampu menghasilkan energi hijau sebesar 873.000 kWh per tahun, instalasi ini diproyeksikan mengurangi emisi karbon hingga sekitar 680 ton CO per tahun setara dengan penanaman lebih dari 11.200 pohon. 

"Dampak ini menjadi bukti nyata bahwa inisiatif ESG dapat memberikan manfaat lingkungan yang signifikan sekaligus mendukung daya saing industri," katanya lagi.

Sementara itu SUN Energy melakukan kolaborasi sebagai model kemitraan energi bersih yang dapat direplikasi di berbagai sektor industri, sekaligus membuka peluang penerapan solusi keberlanjutan lain di masa depan.

“Transisi energi bukan hanya tentang mengurangi emisi, tetapi membangun sistem industri yang adaptif, bertanggung jawab, dan tahan terhadap tantangan masa depan,” kata CEO SUN Energy Emmanuel Jefferson Kuesar.

Dengan kemitraan ini, Avian Brands dan SUN Energy menegaskan peran penting sinergi antara korporasi visioner dan penyedia solusi energi terbarukan dalam mempercepat transformasi industri menuju Indonesia Nol Emisi Karbon 2060. 

"Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperluas pemanfaatan energi surya, tetapi juga membuka jalan bagi penerapan berbagai solusi keberlanjutan lain, mulai dari efisiensi energi hingga infrastruktur ramah lingkungan, yang dapat diintegrasikan ke seluruh ekosistem," katanya.

Baca juga: Krakatau Chandra Energi instalasi PLTS di 5 pondok pesantren di Cilegon

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025