Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten akan menyediakan dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada anak dengan disabilitas di sekolah luar biasa (SLB).

"Kami sudah koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menyiapkan lahan yang akan disiapkan sebagai dapur MBG ini," kata Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Tangerang, Rabu.

Ia mengatakan rencana penyediaan fasilitas dapur SPPG ini dilakukan untuk mendukung dan menyukseskan program MBG, khususnya bagi anak disabilitas.

Baca juga: Mendes Yandri dukung BUMDes bangun SPPG untuk sukseskan Program MBG

Ia menjelaskan dalam penyediaan makanan bagi mereka terdapat sejumlah ketentuan, misalnya makanan dengan kandungan gluten, kasein, fenol, serta bahan tambahan makanan yang dapat memicu munculnya sikap agresif bagi anak penyandang autisme.

"Nanti kalau ada lahan yang memang tidak dipergunakan atau tidak difungsikan lahan sekolah, maka kita akan manfaatkan. Karena untuk dapur ini minimal bisa aman, nyaman. Lahannya kita harus memiliki sekitar 800 meter sampai 1.000 meter persegi, jadi ini yang akan menjadi standar kami dalam menyiapkan SPPG itu," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang akan ikut berkomitmen membantu memenuhi kebutuhan program MBG dengan membangun SPPG di setiap desa.

Sebagai langkah awal, pihaknya akan melibatkan dan mengoptimalkan Koperasi Merah Putih dan BUMDes dalam membangun SPPG.

"Sesuai arahan Mendes, insyaallah kita akan secepatnya untuk mempersiapkan desa lainnya agar bisa menghadirkan SPPG ini. Selain itu, kami juga akan lebih aktif untuk menanam holtikultura dalam rangka menyukseskan MBG," kata dia.

Baca juga: Mendes: SPPG desa di Tangerang jadi contoh sukseskan MBG

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2025