Penjabat (Pj) Wali Kota Serang, Yedi Rahmat, mengaku fokus untuk membenahi masalah banjir yang seringkali melanda Kota Serang setiap hujan dengan intensitas tinggi.
 
"Banjir di Kota Serang ini kan sudah sering terjadi sejak sebelum saya menjabat. Tapi kami akan tetap berusaha untuk mengurangi tingkat keparahan banjir," ujarnya, di Serang, Banten, Senin.
 
Yedi mengaku sudah memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang untuk fokus melakukan penataan wilayah agar masalah banjir bisa teratasi.

Baca juga: Banjir landa Kota Serang dengan ketinggian satu meter
 
Menurutnya, banjir yang terjadi diakibatkan sistem drainase yang tertutup oleh bangunan liar dan banyaknya tumpukan sampah di saluran drainase sehingga menyumbat pembuangan air.
 
“Saya sudah perintahkan Kadis PUPR untuk segera melakukan pemeliharaan drainase yang sudah menyempit dan tertutup sampah,” katanya.
 
Ia meminta kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi sengaja dibuang ke saluran air karena dampaknya akan menyumbat aliran air saat hujan tiba.

Baca juga: BPBD Provinsi Banten siapkan langkah penanggulangan bencana banjir
 
Yedi mengatakan pihaknya dengan para Camat se Kota Serang telah melakukan pemantauan bersama apalagi saat ini musim penghujan.
 
"Dimana-mana daerah lain juga kebanjiran. Mudah-mudahan kita sudah bisa cepat menanganinya," katanya.

Sebelumnya pada Sabtu malam, sedikitnya ada 16 titik genangan banjir di Kota Serang akibat guyuran hujan lebat dengan ketinggian air mulai dari 25-70 cm. 
 
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang Diat Hermawan mengatakan sekitar 835 jiwa terdampak akibat banjir itu dan sebagian sempat dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Baca juga: Antisipasi banjir, Pemkot Serang imbau warga jaga lingkungan
 

Pewarta: Desi Purnama Sari

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2024